Skrol untuk membaca pos
photostudio_1780131202190
Example floating
Example floating
Iklan SIM_20261028_124206_3
12

Wacana Terminal Cicaheum untuk BRT, Wali Kota Bandung Intensifkan Dialog dan Siapkan Skema Kompensasi

12 dilihat
photostudio_1780639657648
A-AA+A++

BANDUNG|VolixBandung.com – Pemerintah Kota Bandung memastikan penataan Terminal Cicaheum akan mengedepankan pendekatan persuasif. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi intensif dengan para pedagang dan operator angkutan umum yang terdampak proyek ini.

Langkah dialogis tersebut diambil untuk menyelaraskan kebijakan besar pengembangan transportasi publik dengan aspirasi masyarakat yang selama ini menggantungkan mata pencaharian di kawasan terminal.

IMG_20260901_185242

“Kami terus berdialog dengan para pedagang maupun operator kendaraan umum. Penyesuaian sedang dilakukan agar skenario besar dalam kerangka BRT ini bisa didukung oleh semua pihak,” ujar Farhan, Senin (1/6/2026).

Farhan menekankan bahwa proses komunikasi menjadi kunci vital untuk mencegah gejolak sosial dan ekonomi. Ia memastikan setiap tahapan penataan akan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan musyawarah dan keterbukaan.

Angkot Jadi Feeder, Bukan Dihapus
Salah satu poin krusial yang ditekankan adalah masa depan angkutan kota (angkot). Dalam konsep Bus Rapid Transit (BRT) yang tengah disiapkan, angkot tidak akan dihapus, melainkan dialihfungsikan sebagai moda pengumpan (feeder).

“Angkot bukan dipindahkan. Nantinya, angkot akan berfungsi sebagai feeder yang terus bersirkulasi menghubungkan kawasan permukiman warga ke koridor utama transportasi massal,” jelas Farhan. Skema ini diharapkan membuat angkot tetap berperan strategis dan menjadi bagian dari sistem transportasi yang lebih tertata.

Siapkan Kompensasi, Teknis Masih Dibahas
Selain operator transportasi, nasib para pedagang yang terdampak penataan kawasan juga menjadi perhatian serius. Pemkot mengkonfirmasi telah menyiapkan skema kompensasi sebagai bantalan sosial dan ekonomi selama masa transisi.

Meskipun demikian, Wali Kota menyebut detail besaran dan mekanisme pemberian kompensasi masih dalam pembahasan teknis di tingkat Dinas Perhubungan dan instansi terkait. “Untuk detail nilai dan mekanismenya akan dijelaskan langsung oleh dinas terkait yang menangani,” imbuhnya.

Koordinasi juga dilakukan secara lebih luas. Farhan menyebut pihaknya terus menjalin komunikasi erat dengan kepala daerah lain di Bandung Raya untuk memastikan implementasi sistem BRT berjalan terintegrasi dan sesuai rencana.

“Tujuan akhirnya adalah menghadirkan sistem transportasi yang lebih baik, nyaman, dan terintegrasi bagi masyarakat luas. Kami berharap seluruh pihak dapat mendukung proses ini,” pungkas Farhan. (Cuy)

photostudio_1780131202190
Example 120x600

Berita Terkait

Buka Konferensi PWI Jabar 2026, Wali Kota Bandung Ajak Insan Pers Rekonstruksi Jurnalisme

Wali Kota Bandung M Farhan mengaku lebih menghargai...

LBI Dukung Wali Kota Bandung Pidanakan Penebang Pohon di Jalan Riau: Jangan Cuma Gertak

LBI (Laskar Benteng Indonesia) Dukung Penuh Wali Kota...

Bandung Tertib Tanpa Gaduh: Wali Kota Farhan Pastikan Penertiban Bangunan Liar Tetap Humanis

Wali Kota Bandung Farhan Pastikan Penertiban Bangunan Liar...

Siskamling Siaga Bencana, Wali Kota Ajak Warga Lebih Peduli Lingkungan

Siskamling Siaga Bencana, Wali Kota Bandung M Fathan...

Bandung Luncurkan Grand Design Kependudukan 2025-2045, Wali Kota Tegaskan Pembangunan Harus Berorientasi pada Manusia

Bandung Luncurkan Grand Design Kependudukan 2025-2045, Wali Kota...

Pemkot Bandung Terbitkan Surat Edaran, Faskes Dilarang Keras Tolak Pasien

Pemkot Bandung Terbitkan Surat Edaran, Wali Kota Bandung...

Artikel Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan SIM_20261028_124206_2