Skrol untuk membaca pos
photostudio_1780131202190
Example floating
Example floating
Iklan SIM_20261028_124206_3
108

Terkuak! Sopir Alphard Arogan di Bundaran HI Anggota Polisi, Gantian Sujud Minta Maaf Sebelum Dijemput Propam

Ternyata Anggota Kepolisian Polda Jabar

108 dilihat
photostudio_1780639657648
A-AA+A++

JAKARTA|volixbandung.com – Publik media sosial dihebohkan oleh insiden cekcok antara petugas keamanan Bundaran HI, Fiktor Harefa (26), dan pengemudi mobil Alphard yang viral karena sikap arogannya. Fakta terbaru mengungkap, pengemudi tersebut adalah anggota Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar).

Peristiwa bermula di area penyeberangan depan Hotel Pullman, Bundaran HI. Rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan Fiktor menegur pengemudi Alphard yang diduga menerobos lampu lalu lintas. Teguran itu memicu pertengkaran. Yang paling menyita perhatian, pengemudi saat itu diduga memaksa Fiktor untuk bersujud.

IMG_20260901_185242

Identitas pengemudi yang sempat disebut arogan itu kini terang benderang. Ia adalah aparat kepolisian. Setelah melalui proses mediasi di Mapolsek Metro Menteng pada Jumat (25/7/2026) malam, pengemudi mengakui kesalahannya dan melakukan tindakan simbolis, gantian bersujud di hadapan Fiktor.

Kuasa hukum Fiktor, Wiradarma Harefa, menegaskan bahwa aksi sujud itu murni inisiatif pengemudi sebagai bentuk penyesalan. “Korban tidak meminta itu. Ini murni kesadaran dari pengemudi karena merasa salah dan menyesali sikap arogannya,” ujar Wiradarma usai mediasi.

Ia menambahkan, pengemudi menyampaikan permohonan maaf secara langsung saat bersujud.

Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengonfirmasi bahwa tiga orang yang berada di dalam Alphard adalah personel Polda Jabar. Usai mediasi, mereka tidak dihadirkan ke hadapan media karena langsung diamankan oleh tim Pengamanan Internal (Paminal) Bidang Propam Polda Jabar yang datang dari Bandung.

Meski kedua pihak telah berdamai, proses hukum tetap berjalan. AKBP Braiel menegaskan, dugaan pelanggaran lalu lintas—termasuk penggunaan pelat nomor palsu dan menerobos lampu merah—akan ditangani oleh Subdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Sementara itu, dugaan tindakan arogan pengemudi dan penumpang Alphard kini dalam penanganan Bidang Propam Polda Jawa Barat. “Proses terhadap pelanggaran etik dan dugaan arogansi tetap berjalan,” tandas Braiel. **

photostudio_1780131202190
Example 120x600

Berita Terkait

Kasus Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur Purwakarta Belum Terungkap, Polisi Masih Kumpulkan Bukti

Kasus Tewasnya Satpam di Waduk Jatiluhur Masih Misterius,...

Polda Jabar Bongkar Jaringan Penipuan Online, 12 Tersangka Diamankan

BANDUNG|volixbandung.com — Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat...

Balita di Bone Meninggal Dunia usai Tertabrak Mobil yang Dikendarai Polisi

Nasib nahas dialami keluarga pengendara di Bone Sulsel,...

Sindikat Penipuan Online Modus Love Scam Berhasil Dibongkar Polda Jabar

Polda Jabar Bongkar Sindikat Penipuan Online Kendali Kamboja,...

Wartawan Bandung Tuntut Hotman Paris Diproses Hukum, Polda Jabar Janji Tindak Lanjut

Puluhan Wartawan Bandung dari berbagai kelompok kerja menggelar...

“Maaf Saja Tak Cukup” Jurnalis Jawa Barat Desak Polri Usut Tuntas Hotman Paris

BANDUNG |Volixbandung.com – “Wartawan atau saya yang tidak...

Artikel Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan SIM_20261028_124206_2