Skrol untuk membaca pos
photostudio_1780131202190
Example floating
Example floating
photostudio_1780639657648
45

“Maaf Saja Tak Cukup” Jurnalis Jawa Barat Desak Polri Usut Tuntas Hotman Paris

45 dilihat
photostudio_1780639657648
A-AA+A++

BANDUNG |Volixbandung.com –“Wartawan atau saya yang tidak punya otak”, kalimat itu terpampang di poster puluhan jurnalis yang mengepung Mapolda Jawa Barat, Jumat 24 Juli 2026.

Aksi solidaritas ini dipicu pernyataan Advokat Dr. Hotman Paris Hutapea, S.H.,LL.M.,M.Hum yang dinilai melecehkan profesi wartawan. Massa menuntut Polri menuntaskan laporan hingga tuntas.

IMG_20260901_185242

Dipimpin Taufik M selaku Koordinator Aksi, massa membawa spanduk: “Jurnalis Jawa Barat meminta Polri mengusut pengacara Hotman Paris secara profesional” dan “Hotman Paris di mana hatimu”, aksi berlangsung tertib di bawah pengamanan aparat.

1. “Ini Soal Marwah Profesi, Bukan Pribadi”
Ketua Jurnalis Hukum Bandung, Suyono, menegaskan aksi ini bukan soal dendam pribadi, ini soal marwah profesi.

“Kami tidak ingin ada pihak yang saling merendahkan, wartawan memang bukan penegak hukum, tetapi kami menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap jalannya hukum dan pemerintahan, karena itu kami meminta Polri mengusut dan memeriksa saudara Hotman Paris hingga tuntas,”tegas Suyono.

Menurutnya, wartawan adalah pilar ke-4 demokrasi, melecehkan wartawan sama dengan menyerang kebebasan pers.

2. “Maaf Urusan Pribadi, Hukum Harus Jalan”
Koordinator Aksi Taufik M menolak jika kasus ini selesai hanya dengan permintaan maaf.

“Permintaan maaf adalah urusan pribadi, namun proses hukum harus tetap berjalan agar menjadi pembelajaran bagi semua pihak bahwa setiap orang wajib menghormati profesi orang lain dan bertanggung jawab atas setiap ucapannya,” ujarnya.

Bagi massa, jika “minta maaf adalah bebas”, maka besok siapa saja bisa menghina profesi lain tanpa takut hukum.

3. Aspirasi Diterima Kabid Humas Polda Jabar
Aspirasi massa diterima langsung Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan.

Ia menyatakan Polri memandang media sebagai mitra strategis dalam mengawal transparansi penegakan hukum,. seluruh tuntutan dan pernyataan sikap akan diteruskan ke Mabes Polri.

Aksi ditutup dengan penyerahan pernyataan sikap. Para wartawan berharap LP/B/5291/VII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA diproses secara profesional, transparan, dan tanpa penghentian.

Bagi mereka, ini bukan hanya soal keadilan. Ini ujian komitmen negara: apakah hukum benar-benar sama untuk semua, atau ada yang kebal.

photostudio_1780131202190
Example 120x600

Berita Terkait

Kasus Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur Purwakarta Belum Terungkap, Polisi Masih Kumpulkan Bukti

Kasus Tewasnya Satpam di Waduk Jatiluhur Masih Misterius,...

Polda Jabar Bongkar Jaringan Penipuan Online, 12 Tersangka Diamankan

BANDUNG|volixbandung.com — Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat...

Sindikat Penipuan Online Modus Love Scam Berhasil Dibongkar Polda Jabar

Polda Jabar Bongkar Sindikat Penipuan Online Kendali Kamboja,...

Terkuak! Sopir Alphard Arogan di Bundaran HI Anggota Polisi, Gantian Sujud Minta Maaf Sebelum Dijemput Propam

cekcok antara petugas keamanan Bundaran HI, Fiktor Harefa...

Wartawan Bandung Tuntut Hotman Paris Diproses Hukum, Polda Jabar Janji Tindak Lanjut

Puluhan Wartawan Bandung dari berbagai kelompok kerja menggelar...

Artikel Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG-20260601-WA0031