Skrol untuk membaca pos
photostudio_1780131202190
Example floating
Example floating
Iklan SIM_20261028_124206_3
22

Pemkot Bandung Gerak Cepat Tangani Longsor Tebing di Dago Bengkok, Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

22 dilihat
photostudio_1780639657648
A-AA+A++

BANDUNG|volixbandung.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) bergerak cepat merespons peristiwa longsor tebing yang terjadi di kawasan Dago Bengkok. DSDABM memastikan insiden tersebut bukanlah amblasnya badan jalan, melainkan longsoran pada tebing penahan tanah di sisi jalur menuju Dago Bengkok.

Kepala DSDABM Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi, menjelaskan bahwa di lokasi tersebut tengah berlangsung proyek pembangunan tembok penahan tanah (TPT) permanen. Proyek ini merupakan peningkatan dari penanganan darurat sebelumnya yang hanya mengandalkan bronjong.

IMG_20260901_185242

“Penanganan permanen dilakukan dengan pembangunan pasangan batu, tiang beton, serta fondasi menggunakan bore pile. Saat proses penggalian pondasi berlangsung, terjadi longsoran yang dipicu getaran kendaraan berat seperti truk dan bus yang melintas terlalu ke sisi jalan, sehingga memengaruhi kestabilan tebing,” ujar Rizki saat dikonfirmasi, Jumat (12/6/2026).

Di tengah situasi tersebut, Pemkot Bandung memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka. “Alhamdulillah tidak ada,” tegas Rizki.

Demi menjamin keselamatan pengguna jalan dan mempercepat penanganan, DSDABM langsung mengambil langkah-langkah darurat strategis. Satu lajur lalu lintas terpaksa ditutup, sementara tonase kendaraan besar yang melintas dibatasi secara ketat. Rambu-rambu peringatan dipasang, dilengkapi dengan terpal pelindung untuk mencegah air hujan memperparah kondisi tebing yang labil.

Di sisi teknis, petugas telah membersihkan material longsoran dan menyiapkan pekerjaan lanjutan yang lebih kompleks. Metode stabilisasi lereng seperti pemasangan soil nailing dan shotcrete (beton tembak) akan diterapkan, bersamaan dengan pembangunan fondasi bore pile serta dinding penahan tanah berbahan beton bertulang.

Rizki mengungkapkan, sejak Rabu lalu pihaknya telah berupaya memasang sheet pile sebagai bagian dari pengamanan awal. Namun, terbatasnya ruang gerak di area kerja menjadi tantangan yang cukup berarti di lapangan.

“Secara umum ini adalah pekerjaan pembangunan tembok penahan tanah dengan struktur beton untuk memperkuat tebing dan menjaga keamanan jalur lalu lintas di kawasan tersebut,” tuturnya.

Pemkot Bandung berkomitmen untuk terus memantau perkembangan pekerjaan dan mendorong percepatan konstruksi. Harapannya, kondisi tebing bisa segera stabil sehingga aktivitas lalu lintas di kawasan Dago Bengkok kembali normal dan aman bagi seluruh pengguna jalan.

photostudio_1780131202190
Example 120x600

Berita Terkait

Jepang Diterjang Angin Topan: 2 Meninggal, Ribuan Rumah Terdampak dan Lumpuhkan Transportasi

Topan Dujuan melumpuhkan wilayah Tokyo dan sekitarnya. Ketahui...

Update Gempa NTT 15 Agustus 2026: 38 Meninggal, 2.000 Jiwa Mengungsi, 54 Rumah Rusak Berat

BNPB Update Gempa NTT: 38 Meninggal Dunia, 13...

Buntut Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Videotron Padel Six Nine Disegel Pemkot

Pemkot Bandung Segel Videotron Ilegal di Riau, Buntut...

KDM Komentari Kasus Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau: Sanksi Internal Harus Diterapkan

Selain proses hukum tetap berjalan, Gubernur Jabar Minta...

Bandung Siapkan 3.500 Warga Hadapi Pasar Kerja, Wali Kota Tekankan Mental Wirausaha

Menekan angka pengangguran, Pemerintah Kota Bandung Siapkan 3.500...

Pemkot Bandung Terbitkan Surat Edaran, Faskes Dilarang Keras Tolak Pasien

Pemkot Bandung Terbitkan Surat Edaran, Wali Kota Bandung...

Artikel Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan SIM_20261028_124206_2