Skrol untuk membaca pos
photostudio_1780131202190
Example floating
Example floating
photostudio_1780639657648
80

Update Gempa NTT 15 Agustus 2026: 38 Meninggal, 2.000 Jiwa Mengungsi, 54 Rumah Rusak Berat

Berdasarkan Data dari BNPB

80 dilihat
photostudio_1780639657648
A-AA+A++

NTT|volixbandung.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026, sekitar pukul 04.58 WIB. Berdasarkan data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga pukul 15.00 WIB, tercatat 38 orang meninggal dunia, 2 luka berat, 11 luka ringan, dan sekitar 2.000 jiwa mengungsi mandiri.

Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Suharyanto, menyampaikan bahwa jumlah korban jiwa terbesar berada di Kabupaten Manggarai Timur dengan 17 orang meninggal dunia. Kabupaten Manggarai menyusul dengan 16 korban jiwa, enam di antaranya baru teridentifikasi. Sementara itu, Kabupaten Sikka mencatat 3 korban meninggal dan 2 luka ringan. Kabupaten Ende dan Manggarai Barat masing-masing melaporkan satu korban meninggal dunia.

IMG_20260901_185242

“Data ini masih terus berkembang. Proses evakuasi dan pencarian korban masih berlangsung di lapangan, sehingga jumlah korban maupun kerusakan diperkirakan dapat bertambah,” ujar Suharyanto.

Ribuan Warga Mengungsi Mandiri

Lebih dari 2.000 warga terdampak memilih mengungsi secara mandiri ke tempat yang dianggap lebih aman, menjauhi bangunan yang retak atau roboh. Sejumlah tenda darurat mulai didirikan, namun kebutuhan mendesak seperti air bersih, selimut, makanan, dan obat-obatan masih terus diupayakan oleh tim tanggap darurat.

Kerusakan Infrastruktur dan Fasilitas Umum

Hingga saat ini, BNPB mencatat kerusakan meliputi 54 unit rumah rusak berat, 9 rumah rusak sedang, dan 11 rumah rusak ringan. Selain itu, lima fasilitas kesehatan, satu fasilitas pendidikan, tiga tempat ibadah, dan enam kantor pemerintahan turut terdampak.

Sejumlah ruas jalan dilaporkan tertutup material longsor. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) masih melakukan pendataan dan pembersihan jalur untuk memastikan akses logistik dan evakuasi tidak terhambat.

“Ini baru hari pertama kejadian, data akan terus kami perbarui dari hari ke hari. Tim di lapangan masih bekerja melakukan asesmen dan pendataan menyeluruh,” tambah Suharyanto.

Peringatan Tsunami Berakhir

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami pascagempa. Peringatan tersebut resmi diakhiri pada pukul 07.30 WIB setelah terpantau gelombang tsunami di bawah 1 meter di sejumlah wilayah.

“Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa mag:7,7 tanggal 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB dinyatakan telah berakhir,” tulis BMKG melalui akun media sosial resminya.

BMKG mencatat episenter gempa berada di koordinat 8,35 Lintang Selatan dan 121,37 Bujur Timur, sekitar 36 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 10 kilometer.

Respons dan Imbauan

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada, serta menghindari bangunan yang retak atau berpotensi roboh. Masyarakat juga diminta mengikuti informasi resmi dari BNPB, BMKG, dan pemerintah daerah setempat untuk menghindari berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Pemerintah daerah bersama BNPB, TNI, Polri, dan relawan terus mengoordinasikan penanganan darurat, termasuk pendistribusian bantuan logistik dan pemulihan jaringan komunikasi yang sempat terganggu.

photostudio_1780131202190
Example 120x600

Berita Terkait

Jepang Diterjang Angin Topan: 2 Meninggal, Ribuan Rumah Terdampak dan Lumpuhkan Transportasi

Topan Dujuan melumpuhkan wilayah Tokyo dan sekitarnya. Ketahui...

Kebakaran TPA Galuga Bogor, Helikopter TNI AU Dikerahkan

Kebakaran besar di TPA Galuga Bogor meluas hingga...

Karhutla Kalimantan Meluas: 1.487 Titik Panas, Jarak Pandang Berkendara Terganggu

Karhutla Kalimantan Meluas: 1.487 Titik Panas, Jarak Pandang...

Gempa M 7,7 Guncang NTT: Detik-detik Panik di Pulau Padar, Warga Mengungsi ke Gunung

Bencana alam kembali mengguncang tanah air, Gempa M...

Pemkot Bandung Gerak Cepat Tangani Longsor Tebing di Dago Bengkok, Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Pemkot Bandung melalui Dinas Sumber Daya Air dan...

Artikel Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG-20260601-WA0031