
BANDUNG|volixbandung.com – Dukungan untuk PERSIB kembali membuktikan kekuatannya, kali ini melampaui batas lapangan hijau. Donasi yang digalang melalui Podcast PERSIB bersama para Bobotoh berhasil menembus angka Rp117,4 juta untuk anak-anak penyintas kanker di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI).
Teriakan “Keren, Bobotoh!” dari sportcaster Riphan Pradipta mewarnai siaran di Graha PERSIB, Sabtu (8/8) sore, saat host Ale Aulia mengumumkan capaian donasi menembus Rp100 juta hanya dalam dua jam. Antusiasme itu terus mengalir hingga Minggu (9/8) pukul 17.00 WIB. Hasil akhirnya, tercatat dana sebesar Rp117.468.981 terkumpul dari 6.209 donatur.
Aksi ini merupakan puncak dari rangkaian Positive Movement: From Football to Positive Impact, gerakan yang secara konsisten dihadirkan PERSIB sepanjang periode perkenalan pemain baru musim 2026/2027.
Antusias Sambut Pemain Baru jadi Positive Movement
Setiap pemain anyar tidak hanya diperkenalkan sebagai aset di lapangan, tetapi juga sebagai pengingat untuk aksi sosial. Sebelumnya, kampanye keselamatan berkendara, donor darah, mewarnai bersama ayah, aksi bersih-bersih, hingga pelestarian budaya telah lebih dulu diluncurkan.
Puncaknya, pengenalan bek asal Kroasia, Danijel Loncar, dikemas dalam podcast spesial yang menjadi momentum solidaritas bagi anak-anak pejuang kanker. Diskusi santai bersama jurnalis Simamaung Anki Syaban dan komika Anyun Cadel berhasil mengonversi antusiasme Bobotoh terhadap klub menjadi aksi nyata penuh kepedulian.
Komisaris PT PERSIB Bandung Bermartabat, Kuswara S. Taryono, menyampaikan apresiasi mendalam atas solidaritas yang ditunjukkan Bobotoh.
“Terima kasih Bobotoh atas kepeduliannya kepada adik-adik yang tengah berjuang melawan kanker. Semoga semangat kebersamaan ini terus tumbuh. Yang kita lakukan bersama mungkin terlihat sederhana, tapi sangat berarti bagi mereka yang menerimanya,” ujarnya.
Senada, VP Commercial PT PERSIB Bandung Bermartabat, Budi Ulia, menekankan bahwa klub membuka ruang agar energi sepak bola bisa menjadi kekuatan untuk dampak sosial yang lebih luas.
“Sepak bola tak berhenti pada kemenangan. Kehadiran pemain baru juga menjadi kesempatan untuk mengajak lebih banyak orang melakukan kebaikan. PERSIB membuka ruangnya, pemain jadi bagian dari pesannya, dan Bobotoh yang menghidupkan gerakan ini,” katanya.
Positive Movement tidak berhenti di sini. PERSIB berkomitmen untuk terus menghadirkan kolaborasi antara klub, Bobotoh, dan mitra untuk menciptakan lebih banyak dampak positif. Gerakan ini menjadi bukti bahwa dari sepak bola lahir energi, dari energi tumbuh kepedulian, dan dari kepedulianlah lahir dampak yang sesungguhnya.























Tidak ada Respon