Skrol untuk membaca pos
photostudio_1780131202190
Example floating
Example floating
Iklan SIM_20261028_124206_3
35

Orang Tua SD-SMP Negeri Bandung Wajib Tanda Tangan Pakta Integritas Anti Narkoba

35 dilihat
photostudio_1780639657648
A-AA+A++

BANDUNG | Volixbandung.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak usia dini. Bertepatan dengan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menginstruksikan seluruh orang tua siswa SD dan SMP negeri menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen bersama melindungi anak dari rokok, minuman keras hingga narkotika.

Hal tersebut disampaikan Farhan saat memberikan sambutan peringatan HANI 2026 di Plaza Balai Kota Bandung, Sabtu 25 Juli 2026 yang dihadiri ratusan pelajar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Badan Narkotika Nasional (BNN) serta jajaran Pemerintah Kota Bandung.

IMG_20260901_185242

Farhan mengapresiasi semangat para pelajar yang rela hadir di hari libur demi menyatakan komitmen memerangi narkoba.

“Anak-anak Kota Bandung telah menunjukkan bahwa generasi muda siap menjadi garda terdepan dalam perang melawan narkoba. Ini adalah modal besar bagi masa depan kota ini,” kata Farhan.

Menurutnya, pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak cukup hanya dilakukan melalui penegakan hukum. Peran keluarga menjadi benteng utama yang menentukan keberhasilan upaya tersebut.

Ia mengungkapkan, berbagai penelitian menunjukkan keharmonisan keluarga menjadi faktor penting yang mampu melindungi anak dari berbagai bentuk kecanduan.

Oleh karena itu, Pemkot Bandung akan memperkuat keterlibatan orang tua melalui kebijakan pakta integritas yang akan diterapkan di seluruh SD dan SMP negeri.

Melalui dokumen tersebut, orang tua menyatakan komitmen melarang anak merokok, mengonsumsi minuman beralkohol serta menggunakan obat keras maupun narkotika. Pakta integritas itu akan ditandatangani orang tua dan disaksikan kepala sekolah sebagai bentuk tanggung jawab bersama antara keluarga dan satuan pendidikan.

“Kita ingin memastikan sekolah dan keluarga berjalan seiring dalam melindungi anak-anak dari bahaya narkoba. Semangat ini juga sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Ia menilai, rokok merupakan pintu masuk yang paling sering mengantarkan remaja kepada penyalahgunaan narkoba. Karena itu, upaya pencegahan harus dimulai sejak dini termasuk mengantisipasi maraknya penggunaan rokok elektronik atau vape yang kerap disalahgunakan sebagai media konsumsi narkotika cair.

Farhan juga mengingatkan tingginya rasa ingin tahu pada masa remaja sering dimanfaatkan oleh pelaku peredaran narkoba untuk menjebak calon korbannya.

Menurutnya, banyak tindak kriminal yang melibatkan remaja berawal dari penyalahgunaan minuman keras maupun obat keras.

“Sekali seseorang terjerat kecanduan mereka bisa melakukan apa saja demi mendapatkan barang tersebut. Karena itu jangan pernah mencoba karena keluar dari jerat narkoba bukan perkara mudah,” jelasnya.

Farhan mengaku memiliki pengalaman panjang dalam gerakan pencegahan narkoba sejak akhir 1990-an. Ia menyampaikan pesan emosional kepada para pelajar agar tidak menyia-nyiakan masa depan hanya demi kenikmatan sesaat.

“Saya telah kehilangan sahabat, keluarga dan banyak orang hebat karena narkoba. Jangan biarkan potensi dan cita-cita kalian hancur akibat penyalahgunaan narkoba,” kata

Di hadapan para pelajar, seluruh unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, TNI, Polri, BNN serta jajaran Pemerintah Kota Bandung turut menyatakan ikrar bersama untuk mewujudkan Kota Bandung bebas narkoba menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung, Andri Darusman mengatakan, peringatan HANI 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan pelajar mengenai bahaya narkotika, menanamkan nilai hidup sehat dan berkarakter, memperkuat kolaborasi antara Pemkot Bandung, BNN, sekolah dan masyarakat serta mendorong lahirnya pelajar sebagai pelopor gerakan anti narkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Kami berharap HANI 2026 menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kota Bandung yang bersih dari narkoba sekaligus melahirkan generasi muda yang berani mengatakan tidak terhadap penyalahgunaan narkotika,” tuturnya.**

photostudio_1780131202190
Example 120x600

Artikel Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan SIM_20261028_124206_2