Skrol untuk membaca pos
photostudio_1780131202190
Example floating
Example floating
Iklan SIM_20261028_124206_3
47

Geger Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang: Siswa Pelaku Diduga Korban Bullying

47 dilihat
photostudio_1780639657648
A-AA+A++

PADANG|volixbandung.com – Publik media sosial dihebohkan oleh insiden ledakan dahsyat di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat, pada Selasa (14/7/2026). Ledakan yang diduga berasal dari bom rakitan ini mengungkap fakta mengejutkan: pelaku adalah seorang siswa yang diduga kuat menyimpan luka mendalam akibat perundungan.

Juru Bicara Densus 88 Anti Teror, Kombes Mayndra Eka Wardhana, mengonfirmasi peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB tersebut. Pihak keamanan sekolah yang menemukan barang mencurigakan segera melapor ke polisi.

IMG_20260901_185242

“Dari pemeriksaan awal, petugas mengamankan sejumlah barang bukti,” ujar Mayndra di hari yang sama. “Antara lain kotak hitam, tas hitam, telepon genggam, petasan, pisau, anak panah, kelereng, baut, dan material lainnya.”

Barang-barang tersebut diyakini milik seorang siswa berinisial R (17) yang kini berstatus sebagai terduga pelaku. Beruntung, insiden ini dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Motif Pelaku: Balas Dendam karena Dibully

Di balik perakitan bom tersebut, terkuak dugaan motif yang memilukan. Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Susmelawati, mengungkapkan bahwa aksi nekat pelaku dipicu oleh masalah psikologis serius.

“Diamankan seorang siswa kelas 12 berinisial R yang dipicu masalah psikologis,” jelas Susmelawati. “Yang bersangkutan diduga kuat kerap menjadi korban perundungan di sekolah, sehingga ia mengambil jalan pintas dengan membuat bom berdaya ledak rendah (low explosive) sebagai bentuk pelampiasan.”

Pengakuan ini langsung menyedot perhatian publik. Warganet ramai menyoroti sisi kelam lingkungan pendidikan yang diduga menjadi pemicu utama aksi siswa tersebut.

Terinspirasi Bom SMAN 72 Jakarta

Tak hanya dendam, Kombes Mayndra menambahkan bahwa pelaku ternyata belajar merakit bom secara otodidak dari internet. Ia diduga meniru peristiwa serupa yang mengguncang SMAN 72 Jakarta pada 7 November 2025, di mana ledakan bom mengakibatkan 96 orang luka-luka.

“Pelaku mengaku mempelajari pembuatan bahan peledak secara daring dan terinspirasi oleh tragedi di SMAN 72 Jakarta,” ungkap Mayndra. “Meski demikian, motif pastinya masih dalam proses pendalaman oleh tim penyelidik.”

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dan sekolah belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut. Publik kini menanti kejelasan, sembari menyoroti darurat perundungan yang kembali mencuat sebagai akar dari aksi kekerasan di institusi pendidikan. ***

photostudio_1780131202190
Example 120x600

Artikel Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan SIM_20261028_124206_2