
BANDUNG | Volixbandung.com – Kemeriahan Asia Afrika Festival (AAF) 2026 di Jalan Braga, Sabtu, 11 Juli 2026, diwarnai aksi unjuk rasa. Di tengah ribuan pengunjung yang menyaksikan pertunjukan budaya, sejumlah massa menyuarakan isu solidaritas untuk Palestina dan persoalan sengketa lahan.
Aksi tersebut digelar tepat di tengah keramaian karnaval. Para peserta membawa spanduk dan orasi terkait dugaan praktik mafia tanah yang mereka nilai belum mendapat penyelesaian dari pihak berwenang.
Dua Wajah Kota dalam Satu Waktu
Panggung utama AAF dipenuhi pertunjukan seni dan budaya dari berbagai wilayah dan delegasi AAF. Sementara di sisi lain, peserta aksi memanfaatkan ruang publik di kawasan Braga untuk menyampaikan tuntutan.
Kontras ini menunjukkan dua wajah Kota Bandung dalam satu waktu. Satu sisi merayakan keberagaman melalui AAF 2026, sisi lain menuntut perhatian terhadap isu kemanusiaan dan keadilan agraria yang dianggap mendesak.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat terkait pengamanan aksi tersebut. Situasi dilaporkan tetap kondusif dan tidak mengganggu jalannya acara utama.
Pihak panitia AAF 2026 sebelumnya telah mengimbau seluruh peserta untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.**























Tidak ada Respon