
BANDUNG | Volixbandung.com – Jika selama ini Instagram lekat dengan format video pendek seperti Reels dan Stories, kini platform tersebut mulai menjajal hal baru. Lewat fitur yang diberi nama ‘Features’, pengguna dimungkinkan mengunggah video dengan orientasi horizontal dan durasi panjang hingga 90 menit. Langkah ini menjadi perhatian tersendiri bagi kreator maupun pemasar konten, mengingat durasi dan orientasi video yang ditawarkan sangat kontras dengan kebiasaan di Instagram selama ini.
Mengutip laporan GSMArena, fitur ini baru diuji coba terbatas untuk sejumlah kreator di Amerika Serikat. Sebelumnya, Features juga sempat diuji oleh kreator di Brasil. Pihak Instagram melalui Wakil Presiden Produk Tessa Lyons dan Adam Mosseri menyebutkan, format ini memang dirancang khusus bagi para pembuat siniar. Dengan begitu, mereka dapat mengunggah episode penuh atau potongan berdurasi lebih panjang langsung di dalam aplikasi.
Cara Kerja Penemuan Konten
Pada tahap awal pengujian, video berdurasi panjang tidak akan muncul secara utuh di laman Explore. Yang ditampilkan hanyalah preview berupa klip-klip singkat. Bagi penonton yang tertarik, tersedia opsi ‘Tonton video selengkapnya’ untuk mengakses versi lengkap.
Artinya, mekanisme penemuan konten tetap mengandalkan cuplikan pendek, sedangkan durasi panjang baru menjadi fokus setelah ketertarikan penonton terbangun
Perspektif Kreator dan Pemasa
Dari sisi produksi, video horizontal berdurasi 90 menit tentu menuntut alur kerja yang berbeda dibanding konten vertikal pendek. Kreator perlu menyiapkan materi secara utuh terlebih dulu, lalu memangkasnya menjadi potongan-potongan menarik yang mendorong penonton untuk mengklik dan melanjutkan menonton.
Skema ini serupa dengan strategi yang umum dilakukan podcaster, yakni menyebar teaser di media sosial untuk mengarahkan audiens ke episode penuh. Bedanya, kini kedua format tersebut bisa dihadirkan dalam satu platform yang sama. Bagi marketer dan pengelola kreator, fitur ini membuka ruang diskusi baru terkait model kolaborasi, durasi tayang konten, hingga metode pengukuran ketertarikan penonton pada video panjang. Namun, semua itu masih bersifat spekulatif. Pasalnya, fitur ini masih dalam fase uji coba dan belum ada rincian resmi mengenai monetisasi maupun metrik penayangan.
Rencana Pengembangan Selanjutnya
Format ‘Features’ rencananya akan lebih dulu hadir di versi mobile, kemudian disusul di aplikasi Instagram untuk TV. Fitur ini diproyeksikan akan tersedia bagi seluruh pengguna di Amerika Serikat pada akhir tahun ini atau awal tahun depan. Kehadiran video horizontal berdurasi panjang mengindikasikan bahwa perusahaan di bawah naungan Meta Inc. tersebut mulai memperluas variasi konten yang ditawarkan, dengan podcaster sebagai sasaran awal. Sementara dampaknya bagi kreator di luar AS baru akan terlihat setelah fitur ini diumumkan secara lebih luas.
























Tidak ada Respon