
BANDUNG | Volixbandung.com – Insiden pengeroyokan di Pasar Caringin, Kota Bandung, menimbulkan korban jiwa. Dua orang dinyatakan meninggal dunia, yakni Fikri Ramadhan (22) dan Tisna (37). Keduanya diketahui berprofesi sebagai buruh harian yang bertugas mengangkut meja lapak untuk pasar tumpah.
Sedangkan satu korban lainnya, Agus Safari (34), mengalami luka serius hingga jarinya putus dan saat ini mendapatkan perawatan intensif. Agus telah dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk menjalani tindakan operasi.
Perkembangan kondisi para korban disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Ia menyebut, berdasarkan laporan terbaru, satu jenazah korban meninggal telah dimakamkan, sementara jenazah lainnya masih dalam proses otopsi.
“Kami bekerja sama dengan Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan kematian dan santunan pengobatan untuk tiga orang korban pengeroyokan di Pasar Caringin,” kata Farhan, Senin (26/10/2026).
“Satu orang (selamat) saat ini sedang dioperasi di RSHS, dan dua orang sudah wafat, satu sudah dimakamkan satu orang lagi sedang diotopsi di Sartika Asih. Nah ini adalah salah satu bentuk penanganan kita,” ucapnya menambahkan.
Terkait penanganan kasus, Farhan sepenuhnya menyerahkan kepada aparat kepolisian. Ia optimistis pelaku dapat segera diamankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Kejadian yang sangat memprihatinkan. Bentrokan ini tidak seharusnya terjadi, tapi saat ini kami betul-betul menyerahkan kembali semua penanganan ini kepada kepolisian,” ungkapnya.
“Kami percaya bahwa baik Polsek maupun Polrestabes Bandung akan bisa menanganinya dan segera menangkap para pelakunya yang ternyata telah meninggalkan TKP,” pungkasnya.
Di sisi lain, Kapolsek Babakan Ciparay AKP Kardi menyampaikan bahwa pihaknya telah mengamankan satu orang terduga terkait peristiwa tersebut. Penangkapan dilakukan tidak lama setelah kejadian berlangsung.
Namun demikian, Kardi belum dapat memastikan keterlibatan orang yang diamankan tersebut dalam aksi penyerangan.
“Memang sudah diamankan satu orang, tapi belum A1. Masih dalam pemeriksaan,” kata Kardi dikonfirmasi awak media, Senin (26/10/2026).






















Tidak ada Respon