
BANDUNG|volixbandung.com – Di tengah dinginnya ruang perawatan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, kehangatan keluarga besar PERSIB tetap terasa. Senin (27/7/2026), manajemen Pangeran Biru menyambangi Uut Kuswendi, penyerang sayap era 1980-an yang baru saja menjalani operasi kaki.
PR & Communication Officer Endan Suhendra dan Community Officer Wachyudi Hendrayanto hadir mewakili klub. Kedatangan mereka disambut haru oleh Uut, sang istri Lusy Rostika Juliani, serta putrinya, Oetari Pramesthi.
“Alhamdulillah, operasi berjalan lancar dan sekarang Bapak melanjutkan masa perawatan lanjutan,” ujar Oetari menceritakan kondisi terkini sang ayah yang terus menunjukkan perkembangan positif.
Meski terbaring lemah dan masih berbicara lirih, mata Uut berkaca-kaca saat menyadari klub yang pernah dibelanya tak melupakan jasanya. Dengan tulus, ia hanya mampu mengucap singkat, “Hatur nuhun, ya.”
Ucapan singkat itu menyimpan rasa haru mendalam. Baginya, PERSIB bukan sekadar klub masa lalu, melainkan bagian dari napas kehidupannya. Hal ini terbukti dari cerita Lusy, sang istri, yang mengungkapkan bahwa kecintaan Uut pada Maung Bandung tak pernah luntur.
“Terima kasih atas perhatian PERSIB kepada suami saya. Selama masa perawatan, suami saya masih tetap mengikuti perkembangan PERSIB yang sedang main di Piala Presiden,” tutur Lusy.
Uut Kuswendi adalah sosok penting dalam catatan emas PERSIB. Pemain asal Cikajang, Garut, ini merupakan anggota skuad yang sukses menjuarai Piala Hassanal Bolkiah di Brunei Darussalam pada 1986, sebuah pencapaian membanggakan bagi klub di kancah internasional.
Kunjungan ini menegaskan komitmen PERSIB dalam merawat ikatan kekeluargaan. Bagi Pangeran Biru, para pemain yang pernah mengabdikan diri akan selalu memiliki tempat istimewa, tak peduli seberapa lama waktu telah berlalu.
























Tidak ada Respon