
BANDUNG|VolixBandung.com – Masyarakat kerap mengabaikan pemeriksaan kesehatan karena merasa tidak memiliki keluhan. Padahal, banyak penyakit berbahaya berkembang tanpa gejala di tahap awal.
Hal ini disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Dr. dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.PD., KHOM., MMRS., FINASIM, dalam Sonata Talkshow yang bekerja sama dengan PR FM, Rabu (3/6).
“Berbeda antara tidak ada gejala dengan tidak ada penyakit. Banyak penyakit pada stadium awal tidak menimbulkan keluhan, sehingga baru diketahui saat kondisinya sudah berat,” tegas Agung.
Ia mencontohkan hipertensi yang kerap tidak bergejala meski tekanan darah sudah menyentuh 160–170 mmHg. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat merusak organ vital seperti ginjal. Begitu pula diabetes dan kolesterol tinggi, yang sering tidak disadari hingga memicu komplikasi serius seperti penyakit jantung koroner dan stroke.
“Kalau ditemukan lebih awal, perubahan gaya hidup seperti menjaga pola makan dan rutin olahraga bisa mencegah penyakit berkembang lebih jauh,” tambahnya.
Agung juga menyoroti penyakit kanker—payudara dan serviks pada perempuan, prostat dan paru-paru pada laki-laki—yang termasuk silent killer karena minim tanda di fase awal.
Salah satu kendala utama adalah rasa takut mengetahui hasil pemeriksaan dan anggapan bahwa medical check-up tidak diperlukan. Soal biaya, Agung mengimbau masyarakat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang tersedia di puskesmas se-Kota Bandung. Program ini memberikan skrining awal, dan pasien dengan indikasi tertentu akan dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan.
Agung merekomendasikan pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, dan profil lipid setiap tiga tahun sejak usia 20-an. Memasuki usia 30 tahun, evaluasi fungsi ginjal, hati, dan risiko kardiovaskular perlu ditambahkan. Sementara di atas 40 tahun, pemeriksaan tahunan meliputi rekam jantung (EKG), skrining stroke, pemeriksaan mata, hingga deteksi dini kanker.
“Semakin bertambah usia, semakin banyak aspek kesehatan yang perlu diperiksa. Tujuannya bukan menakut-nakuti, tetapi agar penyakit bisa diketahui lebih awal dan ditangani dengan tepat,” pungkasnya.
Pemeriksaan kesehatan berkala, lanjutnya, adalah investasi penting untuk menjaga kualitas hidup dan mencegah komplikasi di kemudian hari. (son)*

























Tidak ada Respon