Skrol untuk membaca pos
photostudio_1780131202190
Example floating
Example floating
Iklan SIM_20261028_124206_3
17

Farhan: MC Itu Kayak Air Mineral, Nggak Ada Rasanya Tapi Penting Banget

17 dilihat
photostudio_1780639657648
A-AA+A++

BANDUNG | Volixbandung.com – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bilang profesi Master of Ceremony atau MC punya peran penting banget buat nentuin ritme dan suksesnya sebuah acara.

Hal itu disampaikannya pas hadir di acara Pengukuhan Pengurus MC.BDG periode 2026–2029 dan perayaan HUT ke-9 Komunitas MC.BDG bertajuk “Nawarna: Satu Panggung, Sejuta Cerita” di Gedung Pusat Kebudayaan, Jalan Naripan, Kamis 11 Juni 2026.

IMG_20260901_185242

Di depan para MC profesional se-Jawa Barat, Farhan ngibaratkan MC itu kayak air minum.

“Sebagai MC, kita ini nilainya sama dengan air minum. Saat ada sering dianggap biasa saja, tetapi ketika tidak ada, semua orang akan bertanya, ‘MC-nya mana? Acara ini bagaimana jalannya?,” ucap  Muhammad Farhan

Farhan juga ngingetin, MC bukan bintang utama. Di konser, semua mata ke penyanyi. Di acara kenegaraan, fokusnya ke yang pidato. Tapi tanpa MC, acara nggak akan jalan.

“Siapa pun yang tampil di atas panggung tidak akan mulai berbicara sebelum dipersilakan oleh MC. Di situlah peran penting seorang pembawa acara, yaitu mengatur irama dan alur sebuah kegiatan,” ujarnya.

Dari Ditolak Jadi Penyiar ke Kursi Wali Kota
Farhan sempat cerita awal kariernya di dunia media. Tahun 1993 dia ngelamar jadi penyiar radio di Bandung, tapi malah diterima jadi scriptwriter karena suaranya dianggap kurang oke.

“Saya melamar jadi penyiar, diterima jadi penulis naskah. Artinya suara saya dianggap tidak cukup bagus untuk siaran,” jelas Farhan.

Dari situ dia banyak belajar komunikasi, teknik nyampein pesan, dan pentingnya bangun karakter. Menurutnya, era radio Bandung dulu persaingannya ketat banget. Yang bertahan ya yang punya karakter kuat dan beda.

“Yang dicari bukan hanya suara bagus, tetapi karakter. Karakter itulah yang akhirnya menjadi pembeda dan memenuhi kebutuhan pasar,” ujar Wali Kota Bandung.

Era Digital sama dengan Kejujuran Jadi Raja
Farhan bilang lanskap media sekarang udah beda jauh dari zaman radio & TV konvensional. Tapi dasar ilmu radio tetap wajib dipelajari MC.

“Dari radio kita belajar intonasi, ekspresi, dan bagaimana mengatur flow atau alur komunikasi,” ucapnya.

Standar MC juga berubah. Dulu fisik dan suara bagus jadi modal utama. Sekarang audiens lebih suka yang jujur dan autentik. Dia contohin gaya Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.

“Sekarang yang dicari publik adalah kejujuran. Ekspresi yang tidak dibuat-buat. Orang ingin melihat sosok yang berbicara seperti dirinya sendiri,” tegas Farhan.

Jangan Jadi KW, Jadi Versi Asli Diri Sendiri
Farhan ngingetin anggota MC.BDG jangan kejebak jadi imitasi MC terkenal. Kalau ada MC yang hebat, jangan berpikir untuk menjadi seperti dia. Karena kalau saya punya anggaran, saya akan langsung mengundang yang asli, bukan yang mirip.

Nggak ada rumus pasti buat nemu karakter. Kuncinya: terus belajar, coba, dan nggak berhenti upgrade skill.

“Karakter itu tidak bisa dibuat instan. Harus dicari dan terus diasah,” jelasnya.

Fokusnya ke Penonton, Bukan Panggung
Tips penting dari Farhan: MC harus mikirin audiens, bukan tamu di panggung.

“Yang harus diperhatikan bukan orang yang ada di atas panggung. Yang harus mendapat perhatian adalah audiens. Bayangkan diri kita duduk di kursi penonton, lalu pikirkan apa yang ingin mereka dengar dan rasakan”.

Tugas utama MC ya mastiin semua pihak dapet porsi tampil dan perhatian yang seimbang.

AI Bukan Ancaman, Tapi Senjata
Nutup sambutan, Farhan ngajak MC manfaatin AI buat kembangin profesi. Dia pernah lihat langsung AI bisa bikin video dan suara mirip tokoh dunia.

“Artificial Intelligence harus dimanfaatkan dengan baik. Jangan digunakan untuk memalsukan sesuatu, tetapi jadikan sebagai alat untuk meningkatkan kemampuan dan produktivitas” ujar Farhan.

Farhan berharap pengurus baru MC.BDG jadi wadah buat belajar, kolaborasi, dan berkembang di era komunikasi yang makin cepat.

“Menjadi MC adalah profesi yang mulia. Siapa tahu dari pembawa acara bisa menjadi wali kota,” tandasnya.

photostudio_1780131202190
Example 120x600

Artikel Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan SIM_20261028_124206_2