
BANDUNG | Volixbandung.com – Pagi ini grup WhatsApp penuh. Ada yang bilang Bandung aman, ada yang bilang bakal tsunami. Mana yang benar?
Kami bedah satu per satu berdasarkan data resmi hari ini pukul 06.00 WIB:
FAKTA 1: Abu masih di atas Bandung.
BMKG, dari citra Himawari-9 dan data PVMBG + VAAC Darwin, menemukan dua klaster. Klaster rendah di 4,57 km bergerak ke arah Bandung, Jakarta, Banten, Lampung, Bengkulu. Efeknya nyata: udara bau belerang dan jarak pandang turun. Jadi kalau mobil Anda berdebu tipis pagi ini, itu bukan debu biasa.
HOAKS 1: “Bandung sudah bersih total.”
Salah. Prakiraan BMKG hingga siang ini sebaran masih ke barat laut 9 km/jam. Masih mencakup Jabar.
FAKTA 2: Status Gunung masih SIAGA Level III.
PVMBG tegaskan radius 3 km dari kawah dilarang dimasuki. Erupsi 25 jam memang sudah menurun, tapi potensi susulan masih tinggi.
HOAKS 2: “Akan ada tsunami susulan di Anyer.”
PVMBG dan BNPB tegaskan: tidak ada dasar. Jangan panik, jangan sebar.
FAKTA 3: Masker kain tidak cukup.
SE Kemenkes 7/9/2026: wajib N95/KN95/KF94 untuk aktivitas luar. Sekolah di Bandung wajibkan masker hari ini.
HOAKS 3: “Minum susu bisa netralkan abu di paru-paru.”
Tidak ada rekomendasi medis itu. Yang benar: kurangi keluar rumah, tutup jendela, bilas mata dengan air bersih jika perih.
Intinya: percaya pada http://magma.esdm.go.id dan @infobmkg, bukan pada forward-an tanpa sumber.























Tidak ada Respon