
BANDUNG|volixbandung.com – Perjalanan PERSIB di kompetisi antarklub Asia resmi berlanjut ke fase grup. Setelah menyingkirkan wakil Filipina, Manila Digger, lewat kemenangan tipis 1-0 pada babak pendahuluan AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin, 31 Agustus 2026, Pangeran Biru memastikan satu tempat di Grup E Zona Timur.
Hasil drawing menempatkan PERSIB di grup yang tidak ringan. Tim asuhan Igor Tolic akan menghadapi tiga klub dari tiga negara berbeda dengan karakter kuat: FC Seoul (Korea Selatan), The Cong-Viettel FC (Vietnam), dan Melbourne Victory (Australia). Dengan format kandang-tandang, PERSIB akan menjalani enam pertandingan untuk memperebutkan dua posisi teratas yang menjadi tiket menuju babak 16 besar.
Tantangan Pertama: FC Seoul, Pemuncak K League 1
Lawan perdana PERSIB adalah FC Seoul, klub yang bermarkas di Stadion Piala Dunia Seoul. FC Seoul bukan lawan sembarangan. Mereka merupakan salah satu kekuatan utama sepak bola Korea Selatan dan tengah dalam performa impresif. Hingga akhir Agustus 2026, klub ibu kota ini memimpin klasemen K League 1. Kemenangan telak 5-2 atas Gwangju FC pada 30 Agustus 2026 semakin menegaskan status mereka sebagai tim yang sedang on fire.
FC Seoul ditangani Kim Gi-dong, pelatih yang sebelumnya sukses membawa Pohang Steelers tampil kompetitif di level domestik maupun Asia. Tiket FC Seoul ke ACL Two 2026/2027 sendiri diperoleh setelah mereka mengakhiri K League 1 2025 di posisi keenam.
PERSIB akan lebih dulu bertandang ke markas FC Seoul pada 16 September 2026, sebelum menjamu klub asal ibu kota Korea Selatan tersebut di Bandung pada laga kelima fase grup, 25 November 2026.
Lawan Kedua: The Cong-Viettel, Klub Militer dengan Sejarah Panjang
Tantangan berikutnya datang dari Vietnam. The Cong-Viettel FC, klub asal Hanoi, memiliki sejarah panjang dan identitas unik. Klub ini merupakan penerus dari klub legendaris The Cong dan memiliki keterkaitan erat dengan lingkungan militer Vietnam. Identitas tersebut melahirkan julukan “Doi Bong ao Linh” yang berarti “tim sepak bola militer”.
The Cong-Viettel memastikan tempat di ACL Two setelah finis sebagai runner-up V.League 1 2025/2026. Mereka kini ditangani pelatih asal Bulgaria, Velizar Popov, yang sudah tidak asing dengan atmosfer sepak bola Asia Tenggara.
PERSIB akan lebih dulu menjadi tuan rumah pada 14 Oktober 2026. Setelah itu, kedua tim kembali bertemu di Hanoi pada 2 Desember 2026, laga yang diprediksi akan menjadi penentu nasib kedua tim di fase grup.
Lawan Ketiga: Melbourne Victory, Era Baru di Bawah Savarese
Dari Australia, ada Melbourne Victory, salah satu klub besar A-League Men yang dikenal dengan julukan “The Boys in Blue”. Musim 2026/2027 menjadi era baru bagi Melbourne Victory setelah menunjuk Giovanni Savarese sebagai pelatih kepala. Pelatih asal Venezuela itu dikontrak selama dua musim dan membawa pengalaman panjang menangani klub-klub di Amerika Serikat.
Menariknya, ACL Two 2026/2027 menjadi pengalaman pertama Melbourne Victory tampil di kompetisi ini. PERSIB akan menghadapi Melbourne Victory di Bandung pada 28 Oktober 2026. Sepekan kemudian, tepatnya 4 November 2026, giliran Pangeran Biru yang bertandang ke Australia.
Jadwal Lengkap PERSIB di Grup E ACL Two 2026/2027
· 16 September 2026: FC Seoul vs PERSIB
· 14 Oktober 2026: PERSIB vs The Cong-Viettel
· 28 Oktober 2026: PERSIB vs Melbourne Victory
· 4 November 2026: Melbourne Victory vs PERSIB
· 25 November 2026: PERSIB vs FC Seoul
· 2 Desember 2026: The Cong-Viettel vs PERSIB
Dengan kombinasi lawan yang beragam dan jadwal yang padat, Pangeran Biru dituntut tampil konsisten jika ingin melaju ke babak 16 besar. Dukungan Bobotoh di kandang akan menjadi kunci, sementara laga tandang ke Seoul, Melbourne, dan Hanoi akan menguji mental serta kedalaman skuad asuhan Igor Tolic.***






















Tidak ada Respon