
SURABAYA | Volixbandung.com – Kalau biasanya motor custom identik dengan tampilan nyentrik, Minority Custom Motorcycle, MCM justru punya cara beda.
Yamaha Scorpio 225 milik Farihsony warga Surabaya ini disulap bukan buat pamer, tapi buat teman touring antarkota bareng istri.
“Kebetulan owner-nya penat kerja. Waktu santainya dipakai touring sama istri. Jadi motor ini harus nyaman dulu,” kata Jonathan Evans alias Mas Jon dari MCM.
Konsep British Elegan, Bukan Norak
MCM mengusung gaya British sederhana dan elegan. Kuncinya: fungsional.
1. Setang custom tidak terlalu tinggi dan lebar. Pas dengan postur owner biar nggak pegal pas turing jauh.
2. Spatbor depan-belakang panjang, khas motor Inggris. Spatbor belakang sengaja dibuat agak tinggi biar ada ruang buat bawa barang dan boncengan.
3. Ban gambot 4.00 ring 18 depan dan 4.00 ring 17 belakang. Bikin proporsi motor lebih gagah dan pas sama postur pemilik.
Hampir semua bodi dibikin ulang di MCM: tangki, kempol, spatbor, jok, setang, knalpot. Bahkan rangka belakang dipotong dan dilas ulang biar ergonominya pas.
PR Terberat: Setting Sok Biar Nyaman Sendiri & Boncengan
Bagian paling ribet ternyata bukan di luar, tapi di suspensi belakang.
“Sempat bolak-balik setting. Cari tinggi, kemiringan, sama kekerasan sok yang pas. Soalnya kalau sendiri enak, tapi pas boncengan nggak boleh ambles,” jelas Mas Jon.
Akhirnya ketemu setelan yang pas. Empuk buat sendiri, stabil pas berdua.
Maunya Owner: Keluar Dealer Tapi Custom
Permintaan Farihsony cuma satu: “Harus rapi kayak motor baru keluar dealer”.
Nggak boleh lebay, nggak boleh norak. Semua part harus fungsi, bukan sekadar pajangan.
Kepercayaan itu diberikan penuh ke MCM karena owner sudah lihat hasil karya mereka sebelumnya yang rapi dan “beres”.
Hasilnya? Scorpio 225 dengan aura British klasik. Tenang, nyaman, dan siap gas jauh.
Speksifikasi Singkat Scorpio “Touring British”
– Ban: Depan 4.00-18 cm, Belakang 4.00-17
– Pelek: Depan 1.85 x 18, Belakang 2.50 x 17
– Custom Part: Tangki, kempol, jok, setang, spatbor, knalpot by MCM
– Lampu & Sok: Aftermarket
– Gaya: British Touring
Buat Mas Jon, ini bukti kalau custom nggak harus ekstrem. Kadang yang paling keren adalah motor yang paling nyaman dipakai tiap hari.






















Tidak ada Respon