Skrol untuk membaca pos
photostudio_1780131202190
Example floating
Example floating
Iklan SIM_20261028_124206_3
37

Jangan Malu Bergerak! 8.600 Warga Bandung Turun Jalan Lewat Padat Karya Tematik 2026

37 dilihat
photostudio_1780639657648
A-AA+A++

BANDUNG | Volixbandung.com – Selasa pagi 9 Juni 2026, halaman Kantor Kecamatan Batununggal rame. Puluhan warga dari 6 kelurahan udah siap tempur pake perlengkapan kerja. Mereka peserta Program Padat Karya Tematik 2026 garapan Pemkot Bandung.

Di tengah ekonomi lagi seret dan pengangguran masih tinggi, program ini jadi napas baru biar warga tetap produktif dan dapet cuan.

IMG_20260901_185242

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan langsung turun melepas peserta dari Kelurahan Maleer, Samoja, Cibangkong, Kebon Gedang, Gumuruh, dan Kacapiring.

Buat Farhan, padat karya bukan cuma kerja sementara. Ini “jembatan” buat warga yang masih ngejar kerja tetap.

“Total ada sekitar 8.600 peserta padat karya di Kota Bandung tahun ini. Ini menjadi jembatan bagi masyarakat yang masih mencari pekerjaan tetap. Sambil bekerja dan mendapatkan penghasilan, mereka tetap bisa mencari peluang kerja yang lebih permanen,” ujarnya.

Data BPS nyebut TPT Bandung masih 7,2%. Makanya Pemkot gencar buka akses kerja lewat padat karya + info loker online-offline.

“Pemerintah tidak hanya menyediakan pekerjaan, tetapi juga menyediakan akses dan informasi pekerjaan. Kami ingin menjadi penghubung antara pencari kerja dan dunia usaha sehingga peluang kerja semakin terbuka,” katanya.

Farhan juga nyemangatin peserta: kerja itu harkat. Gak harus kantoran, yang penting gerak dan berkarya.

“Jangan pernah malu selama kita masih bisa bergerak. Artinya kita masih punya harkat dan derajat. Yang penting terus bekerja dan berkarya,” tegasnya. Tepuk tangan langsung pecah.

Tahun ini padat karya fokus ke beres-beres lingkungan: nyapu jalan, bersihin sungai, rapihin wilayah. Warga dapet duit, kota jadi bersih.

Pesertanya juga beragam. Ada Dava (23), maba semester akhir Kacapiring yang nyempetin ikut program:

“Program ini sangat membantu warga. Lingkungan jadi lebih bersih dan terawat. Selain itu, warga juga mendapatkan manfaat ekonomi. Semoga program seperti ini terus ada ke depannya,” ujar Dava.

Sri (62), ibu rumah tangga Kacapiring, ngerasain manfaat yang sama:

“Program ini bagus untuk masyarakat, terutama yang belum mendapatkan pekerjaan secara mantap. Mudah-mudahan ke depan jumlahnya bisa lebih banyak lagi,” katanya.

Yoga, ojol Cibangkong, ngaku penghasilannya jadi lebih aman:

“Kalau narik ojol kan kadang ramai, kadang sepi. Dengan padat karya ini ada tambahan penghasilan yang jelas. Apalagi ada perlindungan BPJS dan asuransi kecelakaan kerja, jadi lebih tenang saat bekerja,” ungkapnya.

Intinya, Pemkot mau nunjukin kalau ngatasin pengangguran gak harus nunggu proyek gede. Ngelibatin warga beresin kota dan warga dapet penghasilan, Bandung jadi lebih nyaman.

“Seluruh warga Kota Bandung harus produktif. Peluang selalu ada bagi mereka yang mau berusaha,” pungkas Farhan.

photostudio_1780131202190
Example 120x600

Artikel Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan SIM_20261028_124206_2