
BALI|volixbandung.com – Pelatih PERSIB, Igor Tolic, memberi sinyal akan kembali memainkan penyerang anyarnya, Mariano Peralta, saat Maung Bandung menantang Persebaya Surabaya di final Piala Presiden 2026. Duel puncak ini akan tersaji di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) pukul 20.00 WIB.
Peralta telah menjalani debut manis bersama Pangeran Biru di semifinal kontra Persija Jakarta. Masuk menggantikan Luciano Guaycochea pada menit ke-86, penyerang asal Argentina itu turut mengantarkan PERSIB ke final lewat kemenangan 2-1.
Pelatih Igor Tolic Kasih Bocoran Ini
Tolic mengaku terkesan dengan antusiasme Peralta yang langsung menyatu dengan atmosfer tim. Jika kondisi fisik sang pemain terus menunjukkan grafik positif, bukan tidak mungkin jatah menit bermainnya di final akan bertambah.
“Kemarin dia sangat senang akhirnya bisa bermain. Dia bahkan minta main lebih lama, tapi karena sejumlah alasan taktis dan fisik, kami tahan dulu. Kalau kondisinya lebih baik hari ini, kami mungkin akan memainkannya lebih lama,” buka Tolic.
Meski membuka peluang, pelatih asal Kroasia itu menegaskan tidak akan memaksakan pemain yang belum mencapai level kebugaran ideal. PERSIB memiliki agenda krusial usai pramusim, yakni menghadapi Manila Digger di babak play-off AFC Champions League Two (ACL Two) di Stadion GBLA, Bandung, pada 31 Agustus 2026.
Tolic menekankan bahwa proses adaptasi Peralta harus bertahap demi menghindari cedera di musim yang panjang. “Kami harus menaikkan intensitas latihan dan menit bermainnya secara progresif. Targetnya, ia benar-benar siap dan sehat untuk laga 31 Agustus nanti. Ini berlaku juga untuk Uilliam, Pato, Gabi, dan semua pemain,” tegasnya.
Sadar bahwa risiko cedera adalah keniscayaan di atas lapangan, Tolic akan memonitor kondisi seluruh pemain hingga detik-detik menjelang kick-off. Ia bahkan menyiratkan kemungkinan adanya penyesuaian ritme permainan untuk meminimalkan benturan keras di laga final.
“Memang hampir mustahil menghilangkan risiko, tapi kami akan lihat perkembangannya. Mungkin kami harus pintar mengontrol tempo, jadi bukan tidak mungkin permainan akan berjalan lebih lambat dari kedua tim,” pungkas Tolic.***
























Tidak ada Respon