Skrol untuk membaca pos
photostudio_1780131202190
Example floating
Example floating
Iklan SIM_20261028_124206_3
23

Gubernur Jabar Dorong Kolaborasi Bangun Akses ke Patimban

23 dilihat
photostudio_1780639657648
A-AA+A++

BANDUNG | Volixbandung.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong para pengusaha di Jawa Barat memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang menghubungkan jalan tol, jalan nasional, jalan provinsi, hingga jalan kabupaten dengan Pelabuhan Patimban sebagai pintu ekspor utama.

Hal itu disampaikan Kang Dedi Mulyadi usai menghadiri Pengukuhan Pengurus DPP APINDO Jawa Barat Periode 2026–2031 di eL Hotel Bandung, Jumat (26/6/2026).

IMG_20260901_185242

“Intinya kan kita ingin dorong Jabar punya pelabuhan namanya Patimban. Kalau kita punya industri tetapi tidak punya pelabuhan, nanti pelabuhannya selalu menggunakan di tempat lain, ekspornya dicatat sebagai produk di tempat lain bukan produk Jabar,” ujar Dedi.

Selain itu, KDM, sapaan akrab Kang Dedi Muyadi, meminta perusahaan yang menjalankan usahanya di Jawa Barat turut berkontribusi terhadap penerimaan daerah melalui penggunaan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Jawa Barat.

“Saya meminta pengusaha mencatatkan NPWP di Jabar, jangan industrinya di sini, pencemarannya di sini, penggunaan infrastrukturnya di sini, kemudian mengalami tekanan demo setiap waktu di sini, biaya pengamanannya kita yang ngeluarin, tetapi bagian bagi hasil pajaknya di tempat lain,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya distribusi manfaat ekonomi bagi desa-desa penghasil agar pertumbuhan industri turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar.

Di bidang infrastruktur, KDM menyebut pemerintah akan memperkuat penyediaan air bersih bagi kawasan industri agar tidak lagi bergantung pada air tanah. Pasokan air tersebut direncanakan berasal dari sumber-sumber air permukaan seperti Sungai Citarum maupun Waduk Jatigede.

Selain infrastruktur fisik, Pemprov Jawa Barat juga akan memperkuat teknologi informasi sebagai penunjang iklim investasi dan pengembangan industri.

Dedi menambahkan, pemerintah juga terus menyiapkan sumber daya manusia melalui penguatan program link and match antara sekolah dengan dunia industri. Salah satu gagasan yang tengah disiapkan adalah memperpanjang masa praktik kerja industri bagi siswa.

“Kelas 3 setahun itu sudah praktik industri saja sehingga itu nanti masuk prakerja, sehingga dia sudah terdaftar sebagai calon karyawan,” ujarnya.**

photostudio_1780131202190
Example 120x600

Artikel Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan SIM_20261028_124206_2