
BANDUNG | Volixbandung.com – Upaya pemulihan DAS Citarum terus digeber dari hulu. Satgas Citarum Harum Sektor 9 menggelar sosialisasi dan edukasi pengolahan sampah sebagai bentuk kolaborasi pelestarian sungai, Kamis 25/6/2026 di Gedung Serba Guna Graha Sarimanah, Sarijadi Kecamatan Sukasari Bandung.
Narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), juga turut hadir, Sekcam Sukasari, Kasi Ekbang Kecamatan Sukasari, Lurah Sarijadi, Lurah Sukarasa, Kasi Ekbang Kelurahan Gerlong, Kasi Ekbang Kelurahan Isola, LKK Kelurahan, Ketua RW, RT, Tokoh Masyarakat beserta Ratusan Warga dan Para Dansub Sektor 9 Citarum Harum.
Dansektor 9 Citarum Harum Kolonel Kav. Sudradjat Dirgahayu, S.Sos menegaskan, sampah bukan lagi persoalan sepele. Terutama di Kota Bandung yang berbatasan langsung dengan aliran Sungai Citarum, beban besar masih datang dari pembuangan liar dan minimnya pemahaman pengolahan sampah di tingkat rumah tangga.
“Di Sektor 9 Citarum Harum, khususnya di Kota Bandung yang bersinggungan dengan aliran Sungai Citarum, kita masih menghadapi beban besar akibat pembuangan liar dan minimnya pemahaman pengolahan sampah di tingkat rumah tangga. Padahal, kunci keberhasilan program Citarum Harum ada di hulu, yaitu di lingkungan sekitar,” ujar Dansektor.
Ia menyampaikan, pengolahan sampah bisa dimulai dari rumah. Warga diajak memilah sampah organik dan anorganik, memanfaatkan sampah organik untuk kompos, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
“Melalui sosialisasi hari ini, kami ingin menyampaikan bahwa pengolahan sampah bisa dimulai dari rumah: pilah sampah organik dan anorganik, manfaatkan sampah organik untuk kompos, dan kurangi penggunaan plastik sekali pakai. Sektor 9 Citarum Harum bersama DLH siap mendampingi dan memfasilitasi, tapi tanpa peran aktif masyarakat, upaya ini tidak akan berjalan optimal,” katanya.
Dansektor juga menitipkan pesan agar edukasi ini tidak berhenti sebagai seremonial. Ia meminta Dansub, Ketua RW, dan masyarakat melanjutkan ke tingkat RT, membuat jadwal gotong royong, serta mengawasi titik rawan pembuangan liar
“Saya titip kepada para Dansub dan Ketua RW Beserta Masyarakat sekalian, jadikan kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Lanjutkan edukasi ini ke tingkat RT, buat jadwal gotong royong, dan awasi titik-titik rawan pembuangan liar. Ingat, Sungai Citarum yang bersih adalah warisan untuk anak cucu kita,” tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan Lodong Sesa Dapur (Loseda), alat kebersihan, dan paket sembako kepada gober, linmas dan warga masyarakat serta meninjau Buruan SAE PKK setempat.

























Tidak ada Respon