Skrol untuk membaca pos
photostudio_1780131202190
Example floating
Example floating
photostudio_1780639657648
18

Mighfar Suganda Rilis Mini Album “Semesta Nirvana

18 dilihat
Istimewa
photostudio_1780639657648
A-AA+A++

VOLIXBANDUNG –Penyanyi dan penulis lagu Mighfar Suganda resmi merilis mini album terbarunya bertajuk “Semesta Nirvana”. Album ini menjadi rangkuman perjalanan tentang kehidupan, impian, dan cinta.

Rilis ini hadir di tengah pencapaian Mighfar yang terus melesat. Lagu-lagunya seperti “Gemuruh Riuh” dan “Anti Hero” viral di TikTok, Instagram, dan YouTube, masuk Top 100 Spotify dengan total lebih dari 200 juta views dan streams.

IMG_20260901_185242

Menariknya, mini album ini dirilis bersamaan dengan novel perdananya berjudul “Semesta” yang diterbitkan Penerbit Aksara. Novel tersebut menjadi karya sastra pertama Mighfar yang membedah makna dan inspirasi di balik lagu-lagunya secara lebih dalam.

Eksperimen Baru di Lagu “Semesta”

Secara musikal, Mighfar berani melakukan eksplorasi baru. Jika sebelumnya semua lagunya menggunakan ketukan 4/4, di lagu fokus “Semesta” ia menggunakan ketukan 6/8 yang membuat feel lagunya terasa lebih intens dan emosional.

Lagu “Semesta” terinspirasi dari kehidupan semesta secara keseluruhan dan sebuah kejadian memilukan di awal tahun di Jembatan Cangar. Lagu ini menyuarakan semangat untuk tetap hidup meski semesta penuh nestapa, dengan pesan menghargai anugerah kehidupan.

Lagu ini dibalut paduan suara di bait terakhir yang mengajak pendengar untuk terus menjalani hidup, seberat apapun masalah yang dihadapi.

Track Kedua “Nirvana”

Track kedua, “Nirvana”, bercerita tentang cinta dan kasih sayang terdalam hingga ke surga. Lagu ini memiliki makna ganda yang membuat pendengar menerka apakah cinta tersebut ditujukan untuk manusia atau kepada Tuhan.

Uniknya, jika didengarkan berurutan secara seamless, kedua lagu dalam mini album ini akan terasa seperti satu lagu utuh yang membawa pendengar pada ketenangan sekaligus keharuan.

Music Video Berkonsep Teatrikal

Music video “Semesta” dikemas dengan konsep teatrikal kehidupan. Berlatar di ujung dermaga, video ini menggambarkan siklus kehidupan manusia dari kelahiran hingga kematian, pertemuan, hingga perpisahan karena perbedaan agama.

Video ini menjadi simbol bahwa kehidupan terus berputar, masalah manusia akan tetap sama tentang cinta, keluarga, dan pertemanan, namun perasaan dan perjuangannya akan selalu ada di setiap generasi.

Perjalanan dari Titik Terendah

Karier Mighfar sendiri dimulai bukan dari nol, melainkan dari minus pada tahun 2020. Saat berada di titik terendah dan hampir menyerah pada hidup, ia memutuskan resign dan menulis lagu untuk menyembuhkan diri.

Kini, musiknya tidak hanya menyembuhkan dirinya sendiri, tetapi juga telah menyembuhkan puluhan juta pendengar di berbagai platform.

Setelah sebelumnya merilis “Anti ∞ Hero” bersama FAM (88 Rising music distribution), Mighfar kini memantapkan langkahnya sebagai musisi indie yang siap melangkah ke panggung internasional.

photostudio_1780131202190
Example 120x600

Artikel Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG-20260601-WA0031