
JAKARTA|volixbandung.com — Sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau kembali melumpuhkan sektor penerbangan nasional. Empat bandara utama di Jawa dan Sumatera memberlakukan penutupan operasional sementara (Aerodrome Closed) demi menjaga keselamatan penerbangan.
Daftar Bandara yang Ditutup Sementara
Berdasarkan Notifikasi kepada Pelaut dan Penerbang (Notice to Airmen/NOTAM) yang dirilis oleh AirNav Indonesia, penutupan darurat diperkirakan berlangsung hingga pukul 18.00 WIB:
– Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Tangerang, Banten)
– Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta)
– Bandara Husein Sastranegara (Bandung, Jawa Barat)
– Bandara Radin Inten II (Lampung)
Rincian Dampak Pembatalan & Penundaan
Dampak dari penutupan ini cukup masif. Data dari pengelola jaringan bandara InJourney Airports mencatat angka penundaan dan pembatalan sejak 5 September hingga 7 September 2026 pukul 09.00 WIB: Total sebanyak 2.300 penerbangan, Total Penumpang sebanyak 268.539 orang.
Baca Juga: Delapan Bandara Ditutup Imbas Abu Vulkanik, KDM Nyatakan Bandara Kertajati Siap Jadi Alternatif
Upaya Penanganan & Layanan Bus Gratis
Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, menegaskan bahwa penanganan penumpang terdampak terus dilakukan secara maksimal melalui skema Service Recovery Action (SRA).
Langkah-langkah yang disiapkan mencakup:
– Dukungan Operasional Terminal: Pemenuhan kebutuhan dasar bagi penumpang yang tertahan di area keberangkatan.
– Perluasan SRA: Penanganan penumpang tidak hanya difokuskan pada 4 bandara utama yang ditutup, tetapi juga di bandara-bandara penghubung (feeder) yang memiliki rute penerbangan menuju area terdampak.
– Transportasi Darat Alternatif: Guna mengurai penumpukan di Bandara Soekarno-Hatta, pengelola menyediakan armada bus gratis menuju kota-kota besar di Jawa Tengah dan Jawa Timur, seperti Yogyakarta, Solo, Semarang, hingga Surabaya.
Imbauan Bagi Calon Penumpang
Mengingat pergerakan abu vulkanik sangat bergantung pada arah dan kecepatan angin, status operasional bandara dapat berubah sewaktu-waktu.
Pengelola imbau seluruh calon penumpang untuk tidak langsung berangkat ke bandara sebelum mengonfirmasi status penerbangan terbaru dengan pihak maskapai masing-masing.






















Tidak ada Respon