Skrol untuk membaca pos
photostudio_1780131202190
Example floating
Example floating
photostudio_1780639657648
21

Tinjau Korban Kebakaran Maleer, Wawali Erwin: Pemkot Siap Bedah Rumah Warga Terdampak

21 dilihat
photostudio_1780639657648
A-AA+A++

BANDUNG | Volixbandung.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan kehadirannya untuk membantu warga yang terdampak musibah kebakaran di Jalan Jembatan Opat, RT 03 RW 06, Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin meninjau langsung kondisi warga dan hunian pascakebakaran tersebut, Senin, 10 Agustus 2026. Dalam kunjungan itu, Erwin didampingi jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), lurah, Dinas Sosial, serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung.

IMG_20260901_185242

Erwin mengatakan, rumah yang terdampak kebakaran tersebut dihuni oleh empat kepala keluarga. Kebakaran menyebabkan sejumlah harta benda milik warga, termasuk uang dan perhiasan, ikut terbakar.

“Ini satu rumah diisi oleh empat keluarga. Tadi katanya perhiasan dan uang semuanya terbakar. Tetapi alhamdulillah masyarakat juga ikut membantu,” ujar Erwin.

Ia mengapresiasi, kepedulian masyarakat sekitar yang turut memberikan bantuan kepada keluarga terdampak. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kekuatan penting bagi warga dalam menghadapi musibah.

Erwin menyatakan, Pemkot Bandung akan berupaya membantu warga agar dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak. Terlebih, lahan rumah tersebut telah memiliki sertifikat sehingga dapat diusulkan masuk dalam program rehabilitasi atau bedah rumah.

“Pemerintah Kota Bandung pasti akan selalu hadir di saat keluarga mengalami musibah. Mudah-mudahan kami bisa secepatnya membangunkan kembali rumah ini dibantu oleh DPKP. Karena tanahnya punya sertifikat, alhamdulillah bisa masuk ke program bedah rumah. Kekurangannya nanti insyaallah dibantu dari Baznas,” katanya.

Selain rencana pembangunan kembali hunian, Pemkot Bandung juga telah memberikan dukungan awal melalui Dinas Sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

Erwin berharap, bantuan sosial tersebut dapat meringankan beban keluarga selama masa pemulihan. Ia juga memberikan bantuan uang secara langsung kepada warga yang terdampak kebakaran.

“Intinya saya meyakini bahwa di sini hidup gotong royongnya, saling membantu. Tidak mungkin ada yang kesulitan kemudian dibiarkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Erwin juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan rumah.

Menurutnya, dua hal yang perlu mendapat perhatian utama adalah penggunaan kompor gas dan instalasi listrik. Warga diminta memastikan peralatan memasak dan jaringan listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.

“Pertama, kebakaran itu biasanya dari dua hal, kompor gas dan listrik. Kita harus rutin memeriksa jalur kabel, apalagi kalau rumah sudah berusia lebih dari 10 tahun,” katanya.

Ia juga mengingatkan warga agar lebih berhati-hati dalam menggunakan tabung gas LPG 3 kilogram, mengingat potensi kebocoran atau kesalahan penggunaan dapat memicu kebakaran.

Erwin meminta masyarakat membiasakan diri melakukan pemeriksaan sederhana sebelum beraktivitas di luar rumah, terutama memastikan kompor dan aliran gas telah dimatikan.

“Kewaspadaan itu penting. Sebelum pergi, periksa dulu kompornya, gasnya. Kita harus hati-hati,” tuturnya.

Erwin berharap, musibah yang dialami warga di Maleer menjadi pengingat bersama agar masyarakat semakin peduli terhadap aspek keselamatan rumah tangga. Ia juga mengajak warga untuk terus memperkuat kepedulian dan gotong royong di lingkungan masing-masing.**

photostudio_1780131202190
Example 120x600

Artikel Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG-20260601-WA0031