
BANDUNG | Volixbandung.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM), menegaskan tidak ada perselisihan antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung terkait pengelolaan Kawasan Cihampelas.
Penegasan itu disampaikan KDM menanggapi sejumlah narasi yang berkembang di publik yang seolah membenturkan antara Gubernur Jabar dan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.
Menurut KDM, pengalihan kewenangan pengelolaan Kawasan Cihampelas dari Pemkot Bandung kepada Pemprov Jabar merupakan bagian dari strategi kolaborasi untuk mempercepat pembenahan kawasan.
“Bagi mereka yang rajin suka membenturkan antara Gubernur dan Wali Kota, HENTIKAN. Karena kami tidak pernah berbeda. Yang berbeda adalah cara kerja dan cara bicara, ini yang paling penting,” tegas KDM.
Ia menjelaskan, langkah Pemkot Bandung mengalihkan kewenangan Cihampelas bukan karena ketidakmampuan, melainkan bentuk dukungan agar pembenahan dapat dilakukan lebih cepat dan terintegrasi di tingkat provinsi.
“Ini kolaborasi Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar. Setelah langkah administrasi selesai, pembenahan Kawasan Cihampelas akan segera dilakukan oleh Pemprov Jabar,” ujarnya.
KDM menambahkan, sinergi antara Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung akan terus dikuatkan agar program pembangunan di Kota Bandung, termasuk revitalisasi Cihampelas, dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.**























Tidak ada Respon