Skrol untuk membaca pos
photostudio_1780131202190
Example floating
Example floating
photostudio_1780639657648
23

Pemerintah Siapkan 870 Ribu Hektare Perkebunan Rakyat, Dorong Hilirisasi dan Serap Tenaga Kerja

23 dilihat
photostudio_1780639657648
A-AA+A++

JAKARTA|volixbandung.com – Pemerintah mengakselerasi program hilirisasi sektor perkebunan strategis dengan menyiapkan lahan seluas 870 ribu hektare untuk perkebunan rakyat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat industri pengolahan dalam negeri, dan menciptakan lapangan kerja baru di berbagai daerah.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, program ini difokuskan pada komoditas bernilai ekonomi tinggi seperti kakao, kopi, kelapa, dan tebu. Pelaksanaannya digarap bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan dan ditargetkan berlanjut hingga 2027.

IMG_20260901_185242

“Kami bersama BUMN pangan melakukan akselerasi hilirisasi dan penanaman kakao, kopi, kelapa, dan tebu,” ujar Amran usai menghadiri rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (18/6).

Lahan seluas 870 ribu hektare tersebut akan disebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk menjangkau seluruh kabupaten di Papua. “Total luasan untuk petani itu 870 ribu hektare, termasuk tanah Papua, seluruh kabupaten di Papua,” tegasnya.

Untuk menopang peningkatan produksi, pemerintah juga terus mengucurkan bantuan langsung kepada petani. Bantuan itu meliputi penyediaan traktor, perluasan lahan sawah, hingga program cetak sawah baru yang telah diminta sejumlah pemerintah daerah, termasuk Papua Barat.

Di sisi hilir, pemerintah mempercepat pembangunan pabrik pengolahan guna menyerap hasil panen dan meningkatkan nilai tambah komoditas. Pabrik pengolahan kelapa, misalnya, telah berdiri di Maluku Utara. Satu unit lagi ditargetkan rampung tahun ini, sementara fasilitas serupa tengah dikembangkan di Morowali dan Indragiri Hilir.

“Pabrik kelapa sudah terbangun di Maluku Utara satu, insyaallah tahun ini selesai dua, kemudian di Morowali satu, dan Indragiri Hilir,” jelas Amran.

Amran menambahkan, Presiden Prabowo menginstruksikan agar program hilirisasi terus dipercepat dengan tetap mengantisipasi potensi cuaca ekstrem, termasuk fenomena El Nino yang diperkirakan dapat memengaruhi produksi pertanian nasional.

Ia menegaskan, lahan perkebunan rakyat seluas 870 ribu hektare itu akan diberikan kepada petani dalam bentuk hibah. “Insyaallah sektor perkebunan yang 870 ribu hektare itu untuk rakyat seluruh Indonesia. Itu hibah dan menciptakan lapangan kerja baru,” pungkasnya.

photostudio_1780131202190
Example 120x600

Berita Terkait

Klaim Tak Pandang Bulu Berantas Korupsi, Prabowo: Pak Dadan Timses Saya Serahkan ke Kejaksaan

JAKARTA|volixbandung.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan...

Serius Mitigasi Bencana, Prabowo Komitmen Investasi Besar-besaran Pesawat hingga Drone

JAKARTA|volixbandung.com — Presiden RI Prabowo bertekad meningkatkan kemampuan...

Presiden Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai: Integrasi Transportasi jadi Bagian Penting Kemajuan

JAKARTA|volixbandung.com – Presiden Prabowo Subianto menilai pengoperasian LRT...

Cegah Insiden Terulang, Presiden Prabowo Janji Investigasi Kecelakaan KMP Virgo Transport 8

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk...

Menkeu Suahasil Nazara Ungkap Instruksi Khusus dari Presiden

Menteri Keuangan (Menkeu) RI yang baru dilantik, Suahasil...

Pelaku UMKM Raup Berkah di Puncak HUT ke-81 RI:

Pelaku UMKM mengaku meraup Berkah di Puncak HUT...

Artikel Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG-20260601-WA0031