Skrol untuk membaca pos
photostudio_1780131202190
Example floating
Example floating
Iklan SIM_20261028_124206_3
21

Nina Fitriana: Yuk Tiru Gaya Hidup Jadul, Sampah Organik Kubur di Rumah Biar Minim Sampah

21 dilihat
Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Nina Fitriana, dalam sosialisasi penganganan sampah, di Taman Film Bandung.//Foto:Ariel/Humpro DPRD Kota Bandung
photostudio_1780639657648
A-AA+A++

BANDUNG | Volixbandung.com –Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Nina Fitriana, ngajak warga buat balik ke pola hidup sederhana ala zaman dulu. Lebih ramah lingkungan dan sampah yang dihasilkan jauh lebih sedikit.

Menurut Nina, dulu masyarakat udah biasa ngelola sampah organik sendiri di rumah. Caranya simpel, gali lubang di pekarangan, masukin sisa makanan atau daun-daunan ke situ.

IMG_20260901_185242

“Saya ingatkan lagi cara orang tua zaman dulu menangani sampah. Sampah organik langsung masuk lubang di pekarangan rumah,” katanya saat sosialisasi penanganan sampah di Taman Film Bandung, Jumat 5 Juni 2026.

Dulu juga jarang yang bakar sampah. Soalnya plastik dan kertas belum sebanyak sekarang. Orang-orang terbiasa pakai daun sebagai alas makan, air minum juga disimpan di kendi setelah dimasak dulu.

“Dengan pola hidup kayak gitu, sampah yang dihasilkan sedikit banget. Sampah organik selesai di rumah masing-masing,” jelas Nina.

Meski ngaku nggak gampang diterapkan 100% di kondisi sekarang, Nina bilang semangat pengelolaan sampah mandiri tetap relevan. Tinggal diadaptasi lewat langkah sederhana berbasis RT/RW.Salah satu usulannya, tiap RT bikin lubang khusus buat olah sampah organik. Harapannya volume sampah yang dibuang ke TPS bisa berkurang.

“Kalau tiap RT ada lubangnya, diharapkan bisa bantu beresin masalah sampah organik di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Lewat sosialisasi ini, Nina berharap kesadaran warga untuk kelola sampah dari rumah makin meningkat. Langkah ini juga bisa memperkuat kapasitas pengolahan sampah organik, mengurangi sampah ke TPS, dorong sistem berbasis kewilayahan, sekaligus dukung target pengurangan sampah Kota Bandung.

“Masalah sampah nggak bisa diserahin ke pemerintah aja. Butuh kesadaran dan keterlibatan semua elemen biar lingkungan kita bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Nina juga mendoakan kawasan bawah Jembatan Pasupati ke depan bisa lebih tertata, bersih, aman, dan nyaman. Harapannya warga sama-sama jaga lingkungan dengan semangat kepedulian dan kemanusiaan.**

photostudio_1780131202190
Example 120x600

Artikel Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan SIM_20261028_124206_2