
BANDUNG | Volixbandung.com – Knalpot brong masih jadi musuh tidur nyenyak warga Bandung. Bisingnya nggak ketulungan, apalagi pas malem-malem di komplek. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan ngaku gemas, tapi ngeberantasnya nggak segampang ngebalikin telapak tangan. Soalnya mentok regulasi.
Hal ini disampein Farhan pas jumpa pers di Balai Kota Bandung, Selasa 2/6/2026. Beliau sebenernya pengen langsung “sikat” sumbernya: toko-toko penjual knalpot brong. Tapi nggak bisa.
“Saya sebenarnya ingin razia tokonya, tapi tidak bisa. Itu terkait undang-undang perdagangan dan lainnya, tidak bisa sembarangan,” ujar Farhan.
Alasannya klasik: banyak knalpot brong itu produk lokal, alias buatan anak bangsa. Kalau tokonya digaspol, bisa-bisa industri kecil di Bandung dan Jabar ikutan kena imbasnya. Makanya Pemkot harus main hati-hati, proporsional, nggak asal sikat.
Lalu gimana solusinya? Pemkot Bandung milih jalur yang paling realistis: gas terus razia di lapangan. Sasarannya jelas, pengguna motor/mobil yang masih nekat pake knalpot nggak sesuai standar.
“Pada prinsipnya, kalau knalpot brong digunakan di jalan, pasti akan kita tindak melalui razia,” ujarnya.
Razia ini nggak main-main. Bakal rutin digelar aparat gabungan: Polisi dan Satpol PP. Tujuannya satu: ngembaliin Bandung yang tertib dan nyaman. Soalnya suara brong itu bener-bener ngeresahin, terutama warga di kawasan permukiman yang mau istirahat.
Farhan juga mastiin Pemkot bakal terus koordinasi sama kepolisian biar penindakannya konsisten dan ada efek jera.
“Memang gemas, tapi harus kita sikapi dengan bijak. Yang penting di jalan kita tertibkan,” katanya.**

























Tidak ada Respon