Skrol untuk membaca pos
photostudio_1780131202190
Example floating
Example floating
Iklan SIM_20261028_124206_3
10

Merasa Sehat Belum Tentu Sehat! Dokter Bandung: Cek Rutin Biar Nggak Kena Silent Killer

10 dilihat
photostudio_1780639657648
A-AA+A++

BANDUNG | Volixbandung.com – Ngaku sehat tapi udah lama nggak cek kesehatan? Hati-hati. Kata Dr. dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.PD., KHOM., MMRS., FINASIM, banyak penyakit berbahaya itu “silent killer”. Awalnya nggak kerasa apa-apa, taunya udah stadium berat.

Hal ini disampein beliau pas jadi narasumber Sonata Talkshow bareng PR FM, Rabu 3/6/2026. Judulnya ngena banget: “Merasa Sehat Belum Tentu Sehat: Mengapa Medical Check-Up Penting?”

IMG_20260901_185242

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung sekaligus dokter ini ngingetin: nggak ada gejala dan nggak ada penyakit. Hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, sampe gangguan ginjal sering jalan diam-diam.

“Berbeda antara tidak ada gejala dengan tidak ada penyakit. Banyak penyakit yang pada stadium awal tidak menimbulkan keluhan, sehingga baru diketahui ketika kondisinya sudah lebih berat,” ujarnya.

Contoh paling bahaya:
1. Hipertensi → Tekanan darah udah 160-170 mmHg aja bisa nggak kerasa. Kalau dibiarin, ginjal yang kena duluan.
2. Diabetes → Gula darah tinggi sering nggak disadari. Pas prediabetes aja gejalanya belum ada, padahal risiko udah naik.
3. Kolesterol/Dislipidemia → Lemak numpuk di pembuluh darah. Ujung-ujungnya jantung koroner dan stroke.
4. Kanker → Ini rajanya silent killer. Cewek wajib waspada kanker payudara dan serviks. Cowok waspada kanker prostat dan paru-paru.

Dr. Agung bilang, banyak orang males MCU karena 2 alasan: takut tau hasilnya dan ngerasa masih sehat. Padahal kebalikannya.

“Padahal justru dengan mengetahui penyakit sejak dini, penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan hasil pengobatannya biasanya lebih baik,” katanya.

Lalu cek kesehatan ke mana? Mahal nggak?
Beliau ngasih solusi: Puskesmas. Di Bandung ada program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Tinggal dateng, skrining awal buat liat faktor risiko. Kalau ada indikasi, baru dirujuk ke pemeriksaan lanjutan.

Kapan harus mulai cek?
Dr. Agung ngasih panduan simpel:
1. Usia 20-an → Cek dasar: BB, tekanan darah, kolesterol, profil lipid. 3 tahun sekali.
2. Usia 30 tahun → Tambah cek fungsi ginjal, fungsi hati, risiko jantung.
3. Usia 40 tahun ke atas → Wajib setahun sekali. Udah include EKG, skrining jantung-stroke, mata, sampe deteksi kanker.

“Semakin bertambah usia, semakin banyak aspek kesehatan yang perlu diperiksa. Tujuannya bukan untuk menakut-nakuti, tetapi agar penyakit bisa diketahui lebih awal dan ditangani dengan tepat,” pungkasnya.**

photostudio_1780131202190
Example 120x600

Artikel Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan SIM_20261028_124206_2