
BANDUNG | Volixbandung.com – Kabar duka datang dari dunia musik Sunda. Vokalis grup EMKA 9, Kanaya Whu atau Kanaya Whulan, meninggal dunia di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Minggu (13/9/2026).
Suara lembut dan penuh penghayatan Kanaya sudah tidak asing lagi bagi penikmat lagu-lagu Sunda. Ia dikenal sebagai pengisi vokal dalam sejumlah karya puitis Dedi Mulyadi atau KDM. Lagu-lagu seperti Rindu Purnama, Kaasih Indung, Lungse, dan Lampah menjadi bukti bagaimana karakter vokalnya mampu menyentuh hati pendengar.
Perempuan kelahiran 1991 ini awalnya berkarier di dunia perkantoran. Namun kecintaannya pada musik membuatnya memilih jalan berbeda. Ia akhirnya fokus bersama EMKA 9 dan mendedikasikan suaranya untuk menghidupkan karya-karya bernuansa Sunda.
Kepergian Kanaya meninggalkan ruang kosong yang besar. Bagi keluarga, rekan musisi, dan para penggemarnya, suara khasnya bukan sekadar hiburan. Ia adalah pengingat akan kelembutan bahasa Sunda dan kedalaman rasa yang dituangkan dalam setiap bait lagu.
Kini karya-karya yang pernah ia nyanyikan menjadi warisan. Setiap kali Rindu Purnama atau Kaasih Indung diputar, di sanalah suara Kanaya akan terus hidup.
Ucapan belasungkawa mengalir untuk keluarga yang ditinggalkan. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga diberikan ketabahan
Wilujeng kantun, Kanaya Whu. Suara dan karyamu akan selalu dikenang.























Tidak ada Respon