Skrol untuk membaca pos
photostudio_1780131202190
Example floating
Example floating
Iklan SIM_20261028_124206_3
9

Ekspor Jabar Tembus USD 12,58 M, Impor Turun, Jabar Untung Besar

9 dilihat
photostudio_1780639657648
A-AA+A++

BANDUNG | Volixbandung.com – Kabar bagus buat Jabar! Neraca perdagangan Jawa Barat surplus gede banget: USD 8,90 miliar selama Januari 2026 sampai April 2026. Surplus ini kejadian gara-gara nilai ekspor kita lebih joss dibanding impor di periode yang sama.

Kepala Badan Pusat Statistik BPS Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati ngasih datanya pas acara Rilis Berita Resmi Statistik Provinsi Jabar, Selasa 2/6/2026 di Bandung.

IMG_20260901_185242

Menurut Bu Margaretha, nilai ekspor Jabar Jan-April 2026 nembus USD 12,58 miliar. Angkanya naik 4,15 persen dibanding periode sama tahun 2025. Ekspor nonmigas jadi tumpuannya, nyampe USD 12,51 miliar atau naik 4,30 persen. Sementara ekspor migas USD 72,70 juta tapi turun 16,39 persen.

Dari 10 komoditas nonmigas yang paling ngacir, yang paling cuan itu Golongan Kendaraan dan Bagiannyanaik USD 297,95 juta alias 11,80 persen. Tapi ada juga yang amblas, Golongan Perhiasan/Permataturun USD 73,59 juta atau 18,99 persen.

Soal negara tujuan, Amerika Serikat masih jadi juragan utama. Ekspor nonmigas ke sana USD 2,08 miliar. Disusul Filipina USD 1,19 miliar sama Jepang USD 922,58 juta. Tiga negara ini nyumbang 33,53 persen total ekspor nonmigas Jabar.

“Ekspor nonmigas terbesar selama Januari 2026 hingga April 2026 dilakukan ke Amerika Serikat dengan nilai USD 2,08 miliar, disusul Filipina sebesar USD 1,19 miliar dan ke Jepang sebesar USD 922,58 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 33,53 persen,” kata Margaretha.

Kalau dirinci wilayah, ekspor ke ASEAN USD 3,47 miliar. Ke Amerika dan Eropa totalnya USD 4,70 miliar.

Kinerja sektoral juga positif. Sektor Pertanian naik 4,21 persen, Industri Pengolahan naik 4,30 persen, Pertambangan dan Lainnya naik 2,20 persen. Cuma sektor Migas yang masih merah turun 16,39 persen.

Nah, sisi impor malah adem ayem. Nilai impor Jabar Jan-April 2026 cuma USD 3,68 miliar, turun 7,63 persen dibanding tahun lalu. Impor nonmigas USD 3,44 miliar turun tipis 0,54 persen. Impor migas anjlok dalem USD 232,36 juta atau 55,08 persen.

Komoditas impor yang paling nurun itu Golongan Kendaraan dan Bagiannya amblas USD 154,38 jutaalias 51,08 persen. Tapi yang naik kenceng justru Golongan Mesin dan Perlengkapan Elektronik naik USD 97,19 juta atau 18,25 persen.

Negara pemasok utama masih dipegang Tiongkok USD 1,41 miliaratau 41,04 persen. Terus Jepang USD 410,06 juta 11,91 persen, sama Korea Selatan USD 407,46 juta 11,83 persen.

Kalau diliat dari jenis barangnya, semua turun: Barang Konsumsi 12,63 persen, Bahan Baku/Penolong 5,63 persen, Barang Modal 17,20 persen dibanding Jan-April 2025.

photostudio_1780131202190
Example 120x600

Artikel Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan SIM_20261028_124206_2