
BANDUNG | Volixbandung.com – Warga RW 02 Kompleks Cibaduyut Permai, Kelurahan Cibaduyut Kidul, menolak rencana pembangunan gedung baru SDN 026 Bojongloa senilai Rp15,7 miliar
Alasan utama penolakan: kekhawatiran akan bertambahnya kebisingan, kemacetan, dan beban lingkungan.
“Lahan untuk gedung baru sudah ada dan spanduk proyeknya sudah dipasang. Tapi kami baru tahu beberapa pekan lalu dari pihak kelurahan. Tidak ada sosialisasi sebelumnya,” kata Sutrisno Nasuhi (72), warga setempat, Jumat (7/8/2026).
Warga menilai kompleks mereka sudah cukup padat fasilitas pendidikan. Di area tersebut sudah ada SD, SMP, TK, bahkan puskesmas.
“Perumahan kami hanya sekitar 120 kepala keluarga. Kami sudah lama menginginkan ketenangan. Kalau ada tambahan seribuan siswa, bayangkan jam masuk dan pulang sekolah seperti apa. Sekarang saja sudah macet,” ujar Sutrisno.
Ia menambahkan, mayoritas warga di sana sudah sepuh dan ingin lingkungan yang bersih, tenang, dan nyaman.
Warga mengaku sudah bertemu dengan Dinas Pendidikan, Kecamatan, dan Kelurahan untuk musyawarah. Hasilnya, mereka tetap menolak
“Kami juga sudah kirim surat keberatan ke Wali Kota, DPRD, Gubernur, dan Ombudsman. Kami bukan menolak pendidikan. Kami sangat mendukung. Tapi jangan bebani lagi lingkungan kami,” tegas Sutrisno.
Hal senada disampaikan Ketua RW 02, Irfan Arvianto. “Jadi bukan kami tidak peduli pendidikan. Kami sangat peduli. Tapi lingkungan ini tidak kuat lagi dibebani sekolah baru. Ini hak kami sebagai warga,” pungkas Irfan.
























Tidak ada Respon