
CIREBON | Volixbandung.com – Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Siloam Putera Bahagia Kota Cirebon penuh setelah puluhan siswa berdatangan dengan keluhan mual, muntah, dan diare usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (20/10/2026).
Akibat daya tampung yang sudah tidak memadai, sebagian siswa dirujuk ke RST Ciremai.
“Saat ini di IGD sudah penuh, jadi siswa yang baru datang dirujuk ke RST Ciremai,” ujar wartawan di lokasi.
Pantauan di lokasi menunjukkan IGD dipadati siswa dan orang tua. Seorang orang tua bahkan menyebut pasien hingga meluber ke lorong-lorong rumah sakit.
“Banyak sekali sampai ke lorong-lorong,” katanya.
Para siswa tersebut diketahui berasal dari tiga sekolah di sekitar Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, yang mendapat pasokan MBG dari salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat.
Salah satu orang tua siswa, Agus Bachtiar, mengaku awalnya mengira anaknya hanya masuk angin. Ia sempat menghubungi guru setelah anaknya mengeluh muntah-muntah sepulang sekolah
“Saya telepon gurunya, menanyakan kenapa anak muntah-muntah setelah makan. Ternyata guru menginformasikan bahwa siswa lain juga mengeluhkan hal yang sama,” tutur Agus.
Ia kemudian membawa anaknya ke rumah sakit dan mendapati IGD sudah ramai dengan keluhan serupa. Berdasarkan pengakuan anaknya, telur puyuh dalam menu MBG tersebut terasa asam saat dikonsumsi.
“Tadinya saya berpikir anak saya kondisinya sedang kurang enak badan. Tapi ternyata siswa lain juga merasakan hal yang sama setelah mengonsumsi MBG,” bebernya.
Keluhan serupa disampaikan orang tua lainnya, Dony Armando. Ia menyebut anaknya langsung mengeluh sakit perut setibanya di rumah setelah menyantap menu MBG.























Tidak ada Respon