
JAKARTA | Volixbandung.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk kembali ke desa dalam mencari sumber penghasilan.
“Kita gerakkan ayo pulang ke desa. Jadi banyak kami anak-anak muda yang selalu saya sampaikan, tajir melintir tinggal di desa. Atau boleh tinggal di desa, pendapatan mengalahkan orang kota,” ujar Yandri dalam acara Agrifood Forum 2026 di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Senin (19/10).
Yandri menyebut ajakan tersebut terutama ditujukan bagi para lulusan perguruan tinggi. Ia mendorong mereka untuk menciptakan lapangan kerja di kampung halaman ketimbang harus bersaing ketat mencari pekerjaan di kota.
Mendes Yandri mencontohkan kisah sukses di Desa Kaliwedi, Cirebon. Di sana, sekelompok anak muda yang baru lulus kuliah berhasil membangun usaha mandiri di desa dan meraih penghasilan besar.
“Itu anak muda tuh baru tamat kuliah, dia punya melon, punya ayam petelur, punya lele, dia pendapatan per bulan waktu itu Rp50 juta. Kalah yang lain kan?” katanya.
Selain itu, Yandri juga menyoroti keberhasilan BUMDes di Tepian Langsat, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, sebagai contoh model ekonomi desa yang unggul. BUMDes tersebut bergerak di bidang pengelolaan perkebunan kelapa sawit.
“Dua puluh miliar, Pak Wamentan, hasilnya per tahun. Nah, ini yang mau saya replikasi sebenarnya,” ungkapnya.
Yandri pun menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang menurutnya menempatkan desa sebagai kunci pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan di Indonesia.
“Presiden Prabowo memandang desa itu menjadi kata kunci. Tadi dua kata kunci kan, pemerataan ekonomi sekaligus pemberantasan kemiskinan. Karena kalau desa diurus, sekaligus kita mengurus Indonesia,” ujar Yandri.
Yandri mengklaim Prabowo adalah presiden pertama di Indonesia yang menegaskan pentingnya peran desa. Hal itu terwujud dalam Asta Cita ke-6 yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.























Tidak ada Respon