Skrol untuk membaca pos
photostudio_1780131202190
Example floating
Example floating
photostudio_1780639657648
11

Harga Beras Turun Serentak Senin 19 Oktober 2026

11 dilihat
Istimewa
photostudio_1780639657648
A-AA+A++

JAKARTA | Volixbandung.com – Memasuki awal pekan, Senin (19/10/2026), harga beras terpantau kembali mengalami penurunan. Koreksi harga terjadi merata pada semua segmen, mulai dari beras kualitas super, medium, hingga kualitas bawah. Tren penurunan ini melanjutkan pergerakan harga yang sudah mulai melemah sejak akhir pekan lalu.

Mengacu pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, beras kualitas super tipe I terkoreksi dari Rp 19.500 menjadi Rp 17.300 per kilogram (kg). Kemudian super tipe II turun dari Rp 19.250 menjadi Rp 16.700 per kg.

IMG_20260901_185242

Untuk segmen medium, tipe I turun dari Rp 18.550 menjadi Rp 16.700 per kg, sementara tipe II melemah dari Rp 18.200 menjadi Rp 15.850 per kg. Di kelas bawah, tipe I turun dari Rp 17.650 menjadi Rp 15.250 per kg, dan tipe II susut dari Rp 17.250 menjadi Rp 14.800 per kg.

Berikut rincian lengkap harga beras hari ini, Senin (19/10/2026):

Harga Beras:

– Kualitas Super:Tipe I Rp 17.300 per kg, Tipe II Rp 16.700 per kg.

– Kualitas Medium:Tipe I Rp 16.700 per kg, Tipe II Rp 15.850 per kg.

– Kualitas Bawah: Tipe I Rp 15.250 per kg, Tipe II Rp 14.800 per kg.

Bulog Siapkan Minimal 2 Ton Beras SPHP per Koperasi Merah Putih

Sebelumnya, Perum Bulog menargetkan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan stok minimal 2 ton di setiap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Upaya ini untuk memperkuat distribusi dan menjaga stabilitas harga pangan di masyarakat.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan, penyaluran beras SPHP ke koperasi dilakukan berdasarkan pesanan resmi (purchase order/PO) dari PT Agrinas Pangan Nusantara.

“Untuk masing-masing KDKMP, harapannya setiap KDKMP nanti stoknya itu minimal 2 ton. Nah, kalau kami, intinya Bulog, ngikutin sesuai dengan permintaan atau PO dari Agrinas Pangan,” ujar Rizal usai Rakor Terbatas KDKMP di Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Ia menegaskan Bulog tidak membatasi jumlah pasokan selama sesuai PO yang diajukan, sehingga volume distribusi bersifat fleksibel mengikuti kebutuhan.

Saat ini tercatat sekitar 1.250 KDKMP telah terdaftar dalam pemesanan beras SPHP melalui Agrinas. Bulog memastikan stok telah siap untuk segera disalurkan.

Menurut Rizal, keberadaan stok di tingkat koperasi akan mempermudah warga memperoleh beras SPHP dengan harga yang lebih terjangkau.

photostudio_1780131202190
Example 120x600

Artikel Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG-20260601-WA0031