
BANDUNG | Volixbandung.com – Pasca penetapan tersangka mantan Kapolri Jenderal (Purn) Listyo Sigit Prabowo dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden RI, TNI meningkatkan kesiapsiagaan pengamanan di wilayah DKI Jakarta.
TNI Angkatan Laut menyiapkan total 20.980 personel untuk memperkuat pengamanan perkembangan situasi di Ibu Kota. Pengerahan tersebut dilaksanakan berdasarkan instruksi Surat Telegram Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan dilaksanakan dalam empat tahap pergeseran pasukan, dengan status Bawah Kendali Operasi (BKO) Kodam Jaya.
Pengerahan tahap pertama sebanyak 2.100 personel dari satuan eksisting Jakarta telah dilaksanakan pada 2 November 2026. Tahap kedua dan ketiga sebanyak 5.740 personel dari luar Jakarta, serta tahap keempat sebanyak 13.140 personel dari Mabesal sebagai kekuatan cadangan siaga penuh.
Menanggapi hal tersebut, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan mekanisme kesiapsiagaan di internal TNI, Kamis, 5 November 2026.
“Dalam internal TNI kita gunakan istilah siaga. Siaga ini digunakan dalam rangka menegakkan kedaulatan NKRI dari berbagai ancaman. Ancaman ada dua, ancaman alam dan ancaman buatan.
Ancaman alam seperti bencana alam, banjir, kebakaran hutan, tsunami dan sebagainya. Kemudian ancaman buatan seperti gejolak politik, sosial, terorisme, separatisme, makar dan sebagainya.
Yang biasa dilakukan TNI adalah memberlakukan Siaga 3. Kalau Siaga 3 situasinya dalam keadaan aman, personel dan alutsista standby di satuan masing-masing dan prajurit melaksanakan kegiatan rutin latihan di kesatuan, dan diberlakukan prajurit tidak boleh keluar dari kesatrian.
Kemudian Siaga 2, situasinya sudah waspada. Personel dan alutsista setengah sampai tiga perempat kekuatan sudah masuk ke pos masing-masing, juga diberlakukan personel tidak boleh keluar kesatrian.
Siaga 1, situasinya eskalasi meningkat. Personel dan alutsista sudah masuk ke pos masing-masing sepenuhnya, personel dan prajurit tidak boleh keluar kesatrian, itu yang biasa dilakukan di internal TNI,” pungkas Panglima.























Tidak ada Respon