
BANDUNG | Volixbandung.com – Kelurahan Kebonjayanti menertibkan puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas trotoar dan bahu jalan di kawasan Pasar Kiaracondong, Senin (12/10/2026).
Penertiban dilakukan secara persuasif melalui pembongkaran mandiri oleh pedagang. Dari sekitar 70 lapak yang tercatat, 40 lapak di antaranya masih aktif berjualan.
Lurah Kebonjayanti, Wiwin Haryani, S.Sos., mengatakan penataan dilakukan untuk mewujudkan kawasan pasar yang tertib, bersih, dan nyaman, serta mengembalikan fungsi trotoar sebagai hak pejalan kaki.
“Para pedagang dengan legowo dan keikhlasannya membongkar tenda-tenda yang ada di sini. Ini pembongkaran mandiri oleh pemilik tenda dan kios,” ujar Wiwin.
Ia menegaskan, setelah penertiban ini pola berjualan ke depan akan diatur kembali melalui perjanjian dan kesepakatan bersama agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas dan kenyamanan pengunjung pasar.
Sementara dari sisi pedagang, Koordinator PKL Pasar Kiaracondong, Asep Satibi, membenarkan bahwa pembongkaran dilakukan secara sukarela setelah melalui proses imbauan, mediasi, dan surat peringatan dari pemerintah.
“Setelah memahami perlunya pembenahan kawasan, para pedagang berinisiatif membongkar lapak secara mandiri,” kata Asep.
Asep menyebut, saat ini para pedagang fokus pada pembongkaran dan pembersihan kawasan, termasuk untuk mendukung pembenahan drainase di sepanjang trotoar Jalan Kiaracondong.
Namun, ia mengaku hingga kini belum ada pembahasan lanjutan dengan pihak kelurahan maupun kecamatan terkait kepastian apakah pedagang dapat kembali berjualan dengan sistem tenda bongkar pasang.
“Belum ada pembahasan lebih lanjut. Saat ini kami prioritaskan pembongkaran dulu,” pungkasnya.




















Tidak ada Respon