
BATANG | Volixbandung.com – Seorang Media Officer yang bertugas meliput tim Persib Bandung U-18 dalam turnamen Elite Pro Academy (EPA), Pandu Persada, mengalami pengeroyokan di Rest Area KM 360, Batang, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026).
Akibat penyerangan tersebut, korban mengalami luka memar dan benjol di bagian kepala.
Berdasarkan penuturan korban, insiden bermula saat dirinya berada di kawasan rest area tersebut. Pengeroyokan diduga dipicu karena korban mengenakan atribut Persib Bandung.
“Korban diserang secara tiba-tiba ketika sedang berada di rest area. Pemukulan dipicu rasa tidak senang pelaku saat melihat korban mengenakan atribut Persib,” tulis keterangan yang diterima.
Dari penglihatan korban, para pelaku pengeroyokan terlihat mengenakan pakaian atau atribut berwarna putih dengan tulisan “Jakartans”. Para pelaku diperkirakan berusia sekitar 25 tahunan atau sudah dewasa.
Insiden tersebut terjadi bersamaan dengan perusakan bus rombongan Persib U-18 yang juga terjadi di lokasi yang sama. Saat itu rombongan suporter dan bus tim sama-sama berhenti di rest area tersebut.
Kabar penyerangan terhadap awak media ini pun menyebar di media sosial dan mendapat perhatian dari kalangan pencinta sepak bola nasional. Kejadian ini menjadi sorotan terkait aspek keamanan bagi petugas media dan tim yang sedang melakukan perjalanan dinas di area umum.
Hingga saat ini, kasus tersebut telah ditangani oleh Satreskrim Polresta Batang untuk penyelidikan lebih lanjut.























Tidak ada Respon