Skrol untuk membaca pos
photostudio_1780131202190
Example floating
Example floating
photostudio_1780639657648
10

40 UMKM Jabar Ikut West Java Expo, Target Transaksi Rp750 Miliar

10 dilihat
photostudio_1780639657648
A-AA+A++

BANDUNG | Volixbandung.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat membawa 40 UMKM unggulan untuk mengikuti West Java Expo (WJX) 2026 yang akan berlangsung 15-18 Oktober 2026 di BSD.

Kepala Disperindag Jawa Barat Nining Yuliastiani mengatakan, berkaca pada hasil acara yang sama pada 2024 dan 2025, maka target transaksi ekspor produk unggulan Jawa Barat dalam WJX 2026 senilai Rp750 miliar.

IMG_20260901_185242

“Tahun 2024 transaksi hanya Rp5,92 miliar lalu setahun kemudian naik drastis menjadi Rp326,61 miliar. Dengan animo pembeli yang tinggi atas produk Jabar, kami optimistis bisa mencapai target Rp750 miliar,” ujarnya di Bewara Jabar (Beja) Vol.19 Road To Pavilliun WJX 2026 di Gedung Sate, Jumat (9/10/2026).

Pada acara tahun ini, menurut Nining, sudah tercatat sebanyak 8 ribu pembeli, baik dalam dan luar negeri, yang menyatakan minat untuk hadir.

Nining menambahkan 40 UMKM yang diikutsertakan dalam pameran sudah melalui proses kurasi yang ketat dari ribuan UMKM yang mendaftar. Ada empat kategori UMKM yang akan hadir yakni UMKM fashion, food & beverage, furniture & home decor serta personal care

Pemilihan empat kategori ini berdasarkan dari potensi pasar di luar negeri yang cukup besar. Selain itu pertumbuhan UMKM kategori tersebut cukup masif dan memiliki nilai tambah dan tingkat diferensiasi yang cukup besar.

Hal itu karena didukung oleh ketersediaan bahan baku sehingga proses hilirisasi produknya lebih mudah. Pembeli pun sudah relatif mengenal kategori produk ini, khususnya dari Timur Tengah dan Amerika.

“Ekspor Jabar cukup tinggi namun potensinya tentu masih akan terus dikembangkan. Disperindag akan terus mendampingi 40 UMKM ini sehingga proses transaksi ekspor dapat terlaksana, selain itu juga terus mendorong UMKM lainnya untuk menjaga kualitas produksi sesuai standar pembeli dan mampu menjaga kontinuitas produksinya,” tegas Nining.

Saeful dari PT Mekar Saluyu Grup menargetkan transaksi dapat mencapai hingga Rp30 miliar. Ia menawarkan produk kopi kepada pembeli asal Timur Tengah dan Eropa.

“Terima kasih kepada Disperindag Provinsi Jabar yang terus mendampingi kami UMKM produsen kopi, untuk berkembang hingga menembus pasar ekspor,” tuturnya.

photostudio_1780131202190
Example 120x600

Artikel Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG-20260601-WA0031