
JAKARTA|volixbandung.com – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) dalam acara pelantikan di Istana Negara, Senin (14/9/2026). Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya menjabat di posisi tersebut. Pelantikan ini menandai reshuffle di jajaran Kabinet Merah Putih, khususnya di Kementerian Keuangan.
Usai dilantik, Suahasil menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Presiden. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara.
“Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara, artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” ujar Suahasil di Istana Negara.
Ia menekankan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus mampu menjalankan program-program prioritas pemerintah. Menurutnya, APBN tidak hanya harus sehat, tetapi juga kredibel dan dapat dipercaya.
“APBN itu harus dapat dipercaya. Kita akan melanjutkan menjaga keuangan negara tersebut menjadi APBN yang nantinya bisa menumbuhkan dan betul-betul menstabilkan ekonomi Indonesia,” jelasnya.
Terkait target defisit anggaran, Suahasil memastikan angka defisit akan tetap dijaga di bawah 3 persen. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menjaga disiplin fiskal.
“Defisit akan tetap di bawah 3%,” tegasnya.
Mantan Wakil Menteri Keuangan ini juga menyinggung soal efisiensi anggaran. Ia menjelaskan bahwa efisiensi bukan semata-mata memotong belanja, melainkan menggunakan anggaran yang ada untuk menghasilkan output maksimal yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Efisiensi itu adalah menggunakan belanja yang ada untuk menghasilkan output yang maksimal,” imbuhnya.
Suahasil menyebutkan bahwa Kementerian Keuangan memiliki sekitar 77 ribu pegawai yang tersebar di seluruh Indonesia. Ia berkomitmen untuk melanjutkan pekerjaan kementerian dalam menumbuhkan dan menstabilkan ekonomi nasional.
Menanggapi perubahan besar di jajaran menteri, Suahasil menilai bahwa ini merupakan kelanjutan dari apa yang sudah ia lakukan selama ini di Kementerian Keuangan. Ia pun akan berkoordinasi dengan menteri keuangan sebelumnya untuk memastikan transisi yang mulus.
“Ini adalah kelanjutan saja, bukan perubahan. Saya selama ini juga di dalam Kementerian Keuangan. Kita akan terus melanjutkan menjaga keuangan negara dengan cara yang lebih baik,” pungkasnya.
Pelantikan ini menjadi perhatian publik mengingat peran strategis Kementerian Keuangan dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Pasar diharapkan dapat merespons positif kepemimpinan baru di kementerian tersebut.























Tidak ada Respon