Skrol untuk membaca pos
photostudio_1780131202190
Example floating
Example floating
photostudio_1780639657648
32

Ketika Desil Tidak Tepat Sasaran, Masyarakat Kurang Mampu Menjadi Korban

Oleh: Arie Azhari, S.H., CPM

32 dilihat
photostudio_1780639657648
A-AA+A++

VOLIX BANDUNG | Penetapan kelompok desil dalam data sosial-ekonomi memiliki posisi yang sangat penting karena menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menentukan tingkat kesejahteraan masyarakat dan sasaran berbagai program bantuan. Secara sederhana, masyarakat dikelompokkan berdasarkan kondisi sosial-ekonominya, dari kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah hingga kelompok yang lebih tinggi. Persoalan muncul ketika penetapan desil tidak menggambarkan keadaan ekonomi masyarakat yang sebenarnya. Kesalahan data yang terlihat administratif dapat berubah menjadi persoalan serius karena menyangkut hak masyarakat untuk memperoleh perlindungan sosial.

Dampak paling berat dirasakan masyarakat kurang mampu yang justru tercatat pada desil lebih tinggi dari kondisi sebenarnya. Seseorang yang secara nyata tidak mempunyai penghasilan tetap, tinggal dalam kondisi sederhana, memiliki banyak tanggungan, atau sedang menghadapi kesulitan ekonomi dapat kehilangan kesempatan memperoleh bantuan hanya karena sistem mencatatnya sebagai kelompok yang dianggap lebih mampu. Akibatnya, bantuan sosial, jaminan kesehatan, bantuan pendidikan, subsidi, maupun program perlindungan lainnya berpotensi tidak diterima oleh mereka yang sesungguhnya membutuhkan.

IMG_20260901_185242

Ketidakseimbangan penetapan desil juga dapat menimbulkan ketidakadilan horizontal di tengah masyarakat. Dalam satu lingkungan dapat terjadi keluarga dengan keadaan ekonomi relatif lebih baik memperoleh fasilitas bantuan, sementara keluarga yang jauh lebih miskin justru tidak mendapatkannya. Kondisi seperti ini mudah menimbulkan kecemburuan sosial, konflik antarwarga, serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Lebih jauh, kesalahan penetapan desil dapat menciptakan lingkaran kemiskinan. Ketika keluarga kurang mampu kehilangan akses terhadap bantuan kesehatan, pendidikan, pangan atau perlindungan sosial, beban pengeluaran rumah tangga akan semakin berat. Anak dari keluarga tersebut berisiko mengalami hambatan pendidikan, sementara kebutuhan kesehatan dapat ditunda karena keterbatasan biaya. Bantuan sosial yang seharusnya menjadi instrumen untuk mengurangi kemiskinan justru kehilangan efektivitas apabila data dasarnya tidak akurat.

Karena itu, penetapan desil tidak boleh hanya bergantung pada angka dan sistem administratif. Pemerintah perlu menyediakan mekanisme verifikasi lapangan, pembaruan data secara berkala, serta ruang sanggah yang mudah dan cepat bagi masyarakat. Perubahan pekerjaan, kehilangan penghasilan, jumlah tanggungan keluarga, kondisi tempat tinggal, kepemilikan aset, hingga kemampuan memenuhi kebutuhan dasar harus menjadi bagian dari penilaian yang proporsional.

Prinsip utama kebijakan perlindungan sosial seharusnya sederhana: masyarakat yang benar-benar membutuhkan jangan sampai kehilangan hak hanya karena kesalahan klasifikasi data. Negara memang membutuhkan sistem untuk menentukan penerima manfaat, tetapi sistem tersebut harus menjadi alat menghadirkan keadilan, bukan menjadi tembok administratif yang justru menyulitkan masyarakat miskin.

Pada akhirnya, evaluasi penetapan desil harus dilakukan secara transparan, objektif, dan berkeadilan. Pemerintah perlu memastikan adanya prosedur koreksi yang cepat ketika ditemukan ketidaksesuaian antara data dengan kondisi faktual masyarakat. Jangan sampai masyarakat miskin menjadi semakin miskin hanya karena dianggap mampu oleh sebuah data. Ketepatan data bukan sekadar persoalan administrasi, tetapi bagian dari tanggung jawab negara untuk memastikan perlindungan sosial benar-benar sampai kepada mereka yang paling membutuhkan.

photostudio_1780131202190
Example 120x600

Artikel Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG-20260601-WA0031