
BANDUNG|volixbandung.com – Pelatih PERSIB, Igor Tolic, tak bisa menyembunyikan rasa puasnya setelah tim asuhannya sukses mengamankan poin penuh di laga perdana Grup A Piala Presiden 2026. Berlaga di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (25/7/2026) malam, Maung Bandung menundukkan Arema FC dengan skor tipis 1-0.
Kemenangan ini tak hanya membawa PERSIB ke puncak klasemen sementara Grup A dengan koleksi 3 poin, tetapi juga menjadi sinyal positif bagi Tolic meski skuadnya belum lama menjalani proses “perpaduan”. PERSIB unggul poin dari DPMM FC dan Tampine Rovers yang pada laga sebelumnya harus puas berbagi angka usai bermain imbang 2-2.
Puji Mental dan Chemsitry Pemain
Selepas laga, Tolic melontarkan pujian setinggi langit atas performa adaptif para pemainnya. Ia menyoroti bahwa chemistry tim sudah terbangun meski waktu persiapan terbilang mepet.
“Ini adalah laga pembuka yang sangat impresif. Saya sangat senang karena para pemain sudah bisa menikmati alur permainan. Ingat, beberapa dari mereka baru berlatih bersama sekitar dua pekan, tapi koordinasi di lapangan sudah terlihat padu,” ujar Tolic.
Secara khusus, sang juru taktik menyoroti proses gol semata wayang yang lahir pada menit ke-23. Gol tersebut merupakan mahakarya skema build-up rapi yang melibatkan banyak pemain. Dimulai dari umpan jauh akurat Patricio Matricardi di lini belakang yang langsung menyasar Balsa Sekulic.
Tanpa berlama-lama, Sekulic mendistribusikan bola ke sisi kanan kepada Berguinho, yang dengan cerdik mengirimkan umpan tarik mendatar untuk diselesaikan dengan dingin oleh Uilliam Barros.
Tolic menyebut gol tersebut adalah cerminan dari filosofi permainan yang ia inginkan: rapi dalam membangun serangan dan klinis dalam penyelesaian.
“Di babak pertama, saya melihat kombinasi permainan yang luar biasa. Gol itu adalah cetak biru bagaimana kami seharusnya bermain. Para pemain tak hanya tampil kompak di depan, tetapi pertahanan kami juga sangat solid dan disiplin,” beber Tolic.
Meski menuai hasil positif, evaluasi tetap menjadi catatan. Tolic menyiratkan bahwa timnya masih harus meningkatkan konsistensi di babak kedua, kendati secara keseluruhan ia menilai kerja keras, pressing ketat lini tengah, dan kekompakan penyerang sudah melampaui ekspektasi untuk laga perdana.
“Ini baru langkah awal, tetapi melihat mentalitas dan adaptasi mereka malam ini, saya lebih dari sekadar senang,” pungkasnya. ***






















Tidak ada Respon