
BANDUNG | Volixbandung.com – Suasana Pusdikdif, Kota Bandung, Rabu 24/6/2026, rame banget. Ada 162 peserta Leadership Camp MAI Angkatan XIV “Rise to Infinity” ngumpul buat dengerin insight dari Anggota DPRD Kota Bandung, Susanto Triyogo Adiputro S.ST., M.T.
Yang dibahas? Nggak cuma ngimpi doang, tapi gimana cara nyampe ke sana. Susanto ngajak peserta buat punya target yang jelas dan terukur. Mau jadi presiden, pebisnis, akademisi, atau pekerja sosial, semuanya kudu ada peta jalannya.
“Kalau ingin menjadi profesional, kapan target tertingginya dicapai. Kalau menjadi akademisi, capaian tertingginya bisa menjadi rektor. Kalau menjadi politisi, capaian tertingginya adalah presiden. Jadi bukan sekadar bermimpi, tetapi harus memiliki jalur dan manifestasi yang jelas,” ujarnya.
Susanto juga cerita soal dirinya. Anak teknik ITB yang jalannya malah nyasar ke dunia politik, sekarang jadi wakil rakyat di DPRD Kota Bandung. Katanya, jurusan kuliah nggak wajib sama dengan kerjaan kita nanti. Yang penting tuh cara mikir analitis yang dibentuk pas kuliah.
“Siapa yang tahu masa depan? Jangan berpikir bahwa jurusan yang kita ambil harus selalu sama dengan pekerjaan yang dijalani nanti. Pendidikan membentuk kemampuan analisis, sedangkan pengalaman, komunikasi, dan humanisme menjadi bekal penting yang tidak bisa digantikan,” katanya.
Karena itu, ia dorong peserta buat banyak-banyak ambil pengalaman, asah skill komunikasi, dan aktif organisasi. Biar paham konsekuensi dari tiap keputusan yang diambil.
Soal bingung nentuin masa depan? Susanto bilang itu wajar. Ia pun pernah mau lanjut studi ke luar negeri, tapi akhirnya ngerem karena pertimbangan hidup dan keluarga.
“Apa yang kita cita-citakan mungkin tidak semuanya terwujud, tetapi semuanya akan menjadi bagian dari perjalanan hidup kita,” ujarnya.
Lewat LC MAI XIV ini, Susanto berharap peserta siap jadi generasi muda yang punya visi, fleksibel, dan nggak kaget sama perubahan zaman.**






















Tidak ada Respon