
BARITO | Volixbandung.com – Satu kru helikopter water bombing yang jatuh di Sungai Barito, Desa Tabatan Baru, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, akhirnya ditemukan.
Kepala Kantor Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengonfirmasi korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Minggu malam (8/11) pukul 18.06 Wita.
Korban meninggal adalah Yayan Supyansuri, Warga Negara Indonesia yang bertugas sebagai Helicopter Landing Officer (HLO) atau navigator.
Total tiga kru helikopter Airbus H225 Super Puma registrasi VH-HGM milik BNPB yang jatuh saat operasi pemadaman Karhutla telah dievakuasi. Dua kru lainnya Warga Negara Australia, Michael John Betterridge dan Hugh Andrew John Page, selamat setelah ditemukan warga sekitar.
Jenazah Yayan Supyansuri telah dievakuasi ke Puskesmas Jenamas, Kecamatan Jenamas, Kalimantan Tengah.
Helikopter jatuh saat menjalankan misi pengambilan air di Sungai Barito untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan, saat ini penyebab kecelakaan masih dalam investigasi.

























Tidak ada Respon