Skrol untuk membaca pos
photostudio_1780131202190
Example floating
Example floating
photostudio_1780639657648
8

Orang Utan Kebingungan di Bekas Karhutla Kalteng Dievakuasi BKSDA

8 dilihat
Istimewa
photostudio_1780639657648
A-AA+A++

KALIMANTAN | Volixbandung.com – Seekor orang utan yang tampak linglung berjalsan di kawasan bekas kebakaran hutan dan lahan di Km 14 Jalan Pangkalan Bun-Kolam, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, berhasil diamankan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng. Penampakan primata itu sebelumnya sempat membuat geger warga sekitar karena perilakunya yang tak wajar.

Mengutip detikKalimantan, satwa dilindungi tersebut diketahui mondar-mandir di sekitar koridor jalan itu dalam beberapa hari terakhir. Tingkahnya yang janggal menimbulkan kecemasan masyarakat yang menduga hewan itu sedang mengalami stres atau ketidaknyamanan.

IMG_20260901_185242

Camat Kotawaringin Lama, Trias Agung Wibowo, menyebut proses evakuasi dilakukan usai petugas memantau pergerakan orang utan tersebut kurang lebih selama dua jam.

> “Setelah mengintai selama dua jam, akhirnya orang utan yang terlihat beberapa hari lalu di kilometer 14 ruas Jalan Pangkalan Bun-Kolam berhasil dievakuasi bersama tim BKSDA Kalteng sore tadi,” kata Trias, Minggu (18/10)

Kepala Seksi KSDA Wilayah II Pangkalan Bun, Handi Nasoka, mengonfirmasi bahwa personel konservasi telah dikerahkan ke lapangan untuk menindaklanjuti keberadaan satwa tersebut.

Handi menjelaskan, kemunculan orang utan di tepi jalan umum harus segera ditangani secara tepat lantaran berisiko membahayakan keselamatan satwa maupun para pengendara.

“Penanganan oleh petugas konservasi diperlukan agar satwa dapat diamankan dengan prosedur yang tepat. Langkah selanjutnya terhadap orang utan tersebut perlu mempertimbangkan kondisi kesehatan serta lokasi yang aman bagi satwa,” katanya.

Sebelumnya, kabar tentang bangkai orang utan yang terlihat mengambang di Sungai Kumai, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, sempat viral di media sosial pada Kamis (13/10). Menindaklanjuti informasi itu, tim gabungan BKSDA Kalteng dan OFI melakukan penyisiran di Sungai Kumai pada Rabu (14/10).

Penyisiran tersebut dilakukan untuk melacak titik yang disebutkan dalam laporan warga sekaligus memastikan kebenaran temuan jasad yang mengapung.

“Namun, upaya pencarian yang dilakukan tim gabungan belum membuahkan hasil. Jasad yang dimaksud tidak ditemukan selama penyisiran berlangsung,” kata Handi, Jumat (16/10).

Ia menegaskan, hingga kini keberadaan bangkai tersebut masih misterius. Penyebab kematian pun belum bisa dipastikan lantaran jasadnya belum berhasil ditemukan untuk dilakukan pemeriksaan.

photostudio_1780131202190
Example 120x600

Artikel Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG-20260601-WA0031