
JAKARTA | Volixbandung.com – Toyota menarik kembali (recall) sebanyak 176.737 kendaraan di China akibat sejumlah cacat produksi. Penarikan tersebut mencakup SUV listrik bZ3X, sedan listrik bZ7, serta SUV hybrid Land Cruiser Prado dan Lexus GX 550h.
Melansir http://CarNewsChina.com, Minggu (8/11), Badan Regulasi Pasar China (SAMR) menerbitkan pemberitahuan recall pada 4 November 2026. Masalah yang ditemukan meliputi komponen suspensi depan, perangkat lunak pengereman dan kemudi, hingga sambungan saluran bahan bakar.
Dari total kendaraan yang terdampak, sebanyak 121.260 unit berasal dari lini mobil listrik Toyota, yakni 100.175 unit SUV bZ3X yang diproduksi antara 27 Februari 2025 hingga 26 Maret 2026, dan 21.085 unit sedan bZ7 yang diproduksi antara 28 Oktober 2025 hingga 3 Agustus 2026.
Pada SUV bZ3X, masalah ditemukan pada mur pengikat batang stabilisator suspensi depan yang memiliki daya jepit aksial tidak memadai. Kondisi tersebut berisiko membuat mur kendur saat kendaraan digunakan, menimbulkan suara tidak normal, hingga terlepas dalam kondisi ekstrem dan memengaruhi stabilitas kendaraan.
Sementara itu, recall pada sedan bZ7 berkaitan dengan dua masalah perangkat lunak. Sebanyak 18.130 unit terdampak potensi gangguan pada sistem Comfort Stop (CST) yang dapat membatasi daya pengereman dalam kondisi tertentu saat kendaraan melaju dengan kecepatan rendah. Akibatnya, jarak pengereman berpotensi bertambah dan meningkatkan risiko tabrakan.
Masalah lainnya ditemukan pada perangkat lunak kamera pengenal bagian depan. Gangguan saat pembaruan perangkat lunak melalui over-the-air (OTA) berpotensi menyebabkan pergerakan kemudi yang tidak disengaja ketika fitur Integrated Cruise Assist (ICA) diaktifkan. Masalah ini berdampak pada 2.955 unit bZ7
Guangzhou Automobile Group (GAC) Toyota disebut akan menangani ketiga masalah pada bZ3X dan bZ7 melalui penggantian komponen maupun pembaruan perangkat lunak secara gratis.
Selain lini mobil listrik, Toyota juga menarik 55.477 unit SUV hybrid yang terdiri dari 47.347 unit Land Cruiser Prado dan 8.130 unit Lexus GX 550h yang diproduksi antara Juli 2024 hingga Oktober 2026.
Kedua model tersebut mengalami masalah pada sambungan saluran bahan bakar. Gaya luar disebut berisiko merenggangkan penahan konektor saluran bahan bakar sehingga sambungan dapat terlepas akibat benturan dan memicu kebocoran bahan bakar.
Untuk mengatasi masalah tersebut, dealer resmi disebut akan memeriksa konektor, memasang pelat pelindung, serta mengganti rakitan saluran bahan bakar yang terdampak jika diperlukan.
Recall di Tiongkok berlangsung bersamaan dengan sejumlah penarikan kendaraan Toyota di berbagai pasar. Di Amerika Utara, Toyota juga melakukan penarikan terpisah terhadap sekitar 106 ribu unit Land Cruiser Hybrid di Amerika Serikat dan 6.721 unit di Kanada terkait risiko pada sistem bahan bakar.
Meski memiliki laporan risiko serupa, pemberitahuan recall di Tiongkok dan Amerika Utara belum memastikan apakah kedua kampanye tersebut melibatkan komponen yang sama.

























Tidak ada Respon