
BANDUNG | Volixbandung.com – Bersama pihak kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung siap mengamankan lalu lintas saat Kirab Jampana yang digelar pada akhir pekan ini, Sabtu 25 Oktober 2026 mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Adapun rekayasa lalu lintas yang disiapkan bersifat situasional.
Kirab Jampana dalam rangka Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216 itu dimulai dari Simpang Jalan Diponegoro – Ir. H. Juanda (Dago) hingga Jalan Merdeka, yakni di gerbang keluar Balai Kota Bandung. Rombongan jampana bakal menempuh rute sepanjang sekitar 2 kilometer.
Kepala Seksi Ketertiban Transportasi Bidang Pengendalian Operasional Dishub Kota Bandung, Ulloh Abdulloh mengatakan, puluhan personel Dishub disiagakan di jalur kirab budaya, khususnya di persimpangan jalan.
“Di tiap-tiap persimpangan atau di jalan yang dilintasi rombongan, di situ disimpan anggota. Untuk rekayasa lalu lintas, sifatnya situasional, lihat kondisi di lapangan. Mana yang padat, itu yang didahulukan, jadi tidak menghambat arus lalu lintas,” kata Ulloh, Jumat 23 Oktober 2026.
Saat pawai jampana berlangsung, tidak akan ada penutupan jalan. Pasalnya, rombongan jampana yang berarak dari utara ke selatan tidak sampai menutupi satu jalur jalan, baik di Jalan Dago maupun di Jalan Merdeka.
“Jadi pawai jampana itu menggunakan sisi kiri jalan, yang sebelah buat rombongan, sebelah lagi tetap bisa dipakai lewat kendaraan yang turun, yang mengarah ke selatan. Nah, di depan BIP kemungkinan pakai jalur sebelah kanan, biar gampang ke Balai Kota,” katanya.
Ulloh mengatakan, Dishub tidak menyiapkan kantong parkir khusus bagi peserta maupun masyarakat. Panitia meminta organisasi perangkat daerah dan kewilayahan untuk menurunkan peserta di titik awal saja.
“Di titik start itu diarahkan buat drop peserta saja, nanti kendaraannya duluan, langsung ke Balai Kota, di situ ada kantong parkir. Buat masyarakat juga tidak ada kantong parkir khusus,” katanya.






















Tidak ada Respon